Selasa, 19 November 2019 | 01:40 WIB

Visit our social media :
Home / Corporation / Corporate Action
Rabu, 03 Juni 2015 15:56

Angkasa Pura I Kembangkan Tiga Bandara

(HARIAN NASIONAL | MAKHFUDZ SAPPE)

JAKARTA - Angkasa Pura I tengah fokus untuk mengembangkan tiga Bandara di tiga wilayah, yakni di Yogyakarta, Surabaya dan Makassar menghadapi ASEAN Open Sky 2015.

"Yang jelas kita akan mengembangkan Surabaya, Makassar dan Yogyakarta," kata Direktur Utama AP I Tommy Soetomo pada Seminar ASEAN Open Sky di Jakarta, Senin. Tommy menjelaskan untuk bandara Surabaya dan Makassar, yakni perluasan terminal, sementara untuk Yogyakarta yakni mengembangkan bandara baru di Kulon Progo.

Ia menambahkan pihaknya sudah melakukan studi kelayakan (feasibility study) untuk Bandara di Surabaya dan Makassar, sementara di Yogyakarta sudah dalam tahap sosialisasi dan komunikasi publik. "Mungkin tahun ini bisa 'land acquisition' (penguasaan tanah)," katanya.

Tommy menyebutkan total belanja modal untuk mengembangkan ketiga Bandara, yakni mencapai Rp2 triliun yang berasal dari pinjaman dan kas. Ia juga mengapresiasi stimulus yang diberikan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengembangkan infrastruktur, seperti Bandara.

"Kita bersyukur pemerintah punya perhatian. Dalam arti alokasi infrastruktur lebih besar, termasuk di dalamnya kebijakan pemerintah untuk memberikan tambahan modal BUMN infrastruktur," katanya. Menurut dia, infrastruktur dan fasilitas merupakan aspek utama yang paling difokuskan untuk menghadapi ASEAN Open Sky 2015. Dia berharap dengan pemerintah menyuntikan stimulus bisa menumbuhkan sektor perjalanan.

Tommy menyebutkan hingga akhir 2014 pergerakan penumpang pesawat mencapai 73 juta penumpang, namun jumlah tersebut menurun dibandingkan periode sebelumnya. "Sebelumnya, selalu 'double digit'. Tahun ini kurang," katanya. Terkait kebijakan penaikan tarif batas bawah sebesar 10 persen menjadi 40 persen dari 30 persen, Tommy mengatakan belum memperkirakan pengaruhnya terhadap perjalanan, namun pihaknya mendukung kebijakan Kemenhub untuk menaikkan tingkat keselamatan.

Sumber: Harian Nasional (adm/adm)


Komentar