Selasa, 19 November 2019 | 02:03 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Senin, 22 Juni 2015 15:34

Bandara Kualanamu Raih Sertifikasi Bintang 4 Skytrax

Hery Lazuardi
(repro)

JAKARTA -

Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, meraih sertifikasi Bintang 4 dari Skytrax berdasarkan penilaian menyeluruh terhadap standar dari pelayanan dan produk yang berhubungan langsung dengan konsumen.

Aspek-aspek yang termasuk penilaian adalah fasilitas terminal, kenyamanan terminal, layanan transit, area perbelanjaan, restoran, kafe dan bar, layanan dan fasilitas bagi penumpang berangkat serta datang, layanan imigrasi, pemeriksaan keamanaan, dan transportasi darat.

Sertifikasi Bintang 4 dari Skytrax ini sekaligus membuat Bandara Internasional Kualanamu sejajar dengan bandara lain yang berada di kategori tersebut, antara lain Abu Dhabi International Airport di UEA, Charles De Gaulle di Paris, Prancis, Schipol Airport di Amsterdam, Belanda, dan Heathrow Airport di London, Inggris.

Adapun hasil yang diraih Bandara Internasional Kualanamu ini mampu melampaui Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang saat ini bersertifikasi Bintang 3 Skytrax.

"Sertifikasi Bintang 4 Skytrax tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada AP II selaku operator bandara, sekaligus komitmen untuk selalu menerapkan standar tinggi di bidang pelayanan konsumen di seluruh bandara AP II, termasuk Kualanamu," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi, dalam siaran pers, Senin (22/6/2015).

Bandara Internasional Kualanamu diresmikan pada 27 Maret 2014 dan merupakan bandara termodern di Indonesia saat ini, dilengkapi dengan fasilitas canggih penanganan bagasi yakni integrated baggage handling screening system (IBHSS) dengan tingkat pendeteksi keamanan tertinggi.

Penerapan IBHSS memungkinkan bandara ini menerapkan sistem terbuka untuk pendaftaran penumpang atau check-in seperti di Bandara Internasional Changi Singapura.

Kualanamu juga merupakan satu-satunya bandara di Indonesia yang terintegrasi dengan jaringan kereta api guna memberikan alternatif moda transportasi bagi pengunjung atau penumpang pesawat. (hlz/hlz)


Komentar