Jumat, 24 Mei 2019 | 22:11 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Jumat, 26 Juni 2015 13:19

Pemerintah Tetapkan Tarif Baru Izin Usaha Penerbangan

Hery Lazuardi
(HARIAN NASIONAL | MAKHFUDZ SAPPE)

JAKARTA - Pemerintah menetapkan tarif izin usaha perusahaan angkutan udara niaga berjadwal sebesar Rp50 juta per izin dan tarif perubahan lampiran izin usaha perusahaan angkutan udara niaga berjadwal Rp50 juta per izin.

Ketetapan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku Pada Kementerian Perhubungan.

Adapun tarif izin usaha perusahaan angkutan udara niaga tidak berjadwal ditetapkan Rp25 juta per izin dan tarif perubahan lampiran izin usaha perusahaan angkutan udara niaga tidak berjadwal Rp25 juta per izin.

Tarif untuk penerbitan izin kegiatan angkutan udara bukan niaga Rp10 juta per izin, penerbitan izin usaha generalsales agent Rp 5 juta per izin, penerbitan izin rute penerbangan Rp2 juta per penggal rute dan penerbitan izin penambahan frekuensi Rp1 juta per frekuensi.

Selain itu, tarif izin terbang atau flight approval untuk dalam negeri ditetapkan Rp100.000 per flight approval dan luar negeri Rp150.000 per flight approval.

PP No. 11 Tahun 2015 juga mengatur tarif jasa pelayanan bidang teknik bandar udara meliputi evaluasi hasil kajian penetapan lokasi rencana induk atau revisi rencana induk bandara yang meliputi ARFL (aeroplane reference field length) 1.200 meter ke bawah Rp5 juta per lokasi dan ARFL 1.200 meter ke atas Rp10 juta per lokasi.

Tarif izin pembangunan bandara Rp12 juta per lokasi, rekomendasi pembangunan heliport Rp6 juta per lokasi, rekomendasi pembangunan waterbase Rp4,5 juta per lokasi dan pengesahan RTT (real time tomography) Rp 6 juta per lokasi.

Sumber: Kemenhub (hlz/hlz)


Komentar