Minggu, 21 Juli 2019 | 09:36 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Angkutan Darat
Kamis, 02 Juli 2015 21:40

Tarif Penyeberangan Siang Hari Bakal Didiskon

Hery Lazuardi
Pelabuhan penyeberangan (translogtoday)

JAKARTA - Pemudik yang menyeberangi lintasan Merak-Bakauheni pada siang hari bakal mendapatkan insentif berupa diskon tarif, menyusul pemberlakuan dua sistem tarif (siang dan malam) selama musim mudik Lebaran 2015.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan telah menyetujui pemberian diskon tarif pada penyeberangan siang hari itu, yang besarannya akan disepakati bersama oleh para operator (Gapasdap).

Namun, Menhub meminta pelaksanaan diskon tarif diatur, yakni mulai dari pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB, sedangkan untuk tarif normal dari pukul 20.00 WIB sampai 08.00 WIB.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebelumnya mengusulkan penerapan dua sistem tarif mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB dan 18.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Meskipun menyetujui penerapan dua sistem tarif dan diskon tarif, Menhub menolak permintaan ASDP Indonesia Ferry untuk menaikkan tarif penyeberangan malam hari pada musim mudik Lebaran 2015.

Keputusan Menhub itu disampaikan melalui surat kepada Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry pada 30 Juni 2015.

Untuk menjamin kelancaran operasional di lapangan, Menhub meminta direksi ASDP Indonesia Ferry melakukan penyesuaian sistem tiketing tarif angkutan penyeberangan.

Selain itu, ASDP Indonesia Ferry diminta melakukan pengaturan dan pengendalian antrean kendaraan dan orang, serta melakukan koordinasi dengan para stakeholder terutama yang terkait dengan aspek keamanan.

Melalui surat kepada Menhub pada 4 Juni 2015, Dirut ASDP Indonesia Ferry mengajukan permohonan untuk memberlakukan dua sistem tarif (siang dan malam) pada pelayanan angkutan penyeberangan mudik lebaran 2015.

Tujuannya untuk mendistribusikan kepadatan pemudik pada hari-hari puncak atus mudik angkutan Lebaran. Selama ini pemudik memilih menyeberang pada malam hari, sedangkan pada siang hari lebih sepi.

Dengan penaikan tarif pada malam hari, penumpang diharapkan beralih menyeberang pada siang hari yang relatif lebih sepi .

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Joko Sasono mengatakan kenaikan tarif merupakan domain pemerintah untuk menyetujui atau tidaknya.

Adapun untuk diskon tarif yang merupakan bagian dari kegiatan bisnis menjadi kewenangan pengusaha. ‘'Kalau mau kasih diskon silakan, itu urusan bisnis. Tapi kalau untuk kenaikan tarif, itu menjadi kewenangan pemerintah,'' jelas Joko.

Sumber: Kemenhub (hlz/hlz)


Komentar