Minggu, 21 Juli 2019 | 10:00 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Angkutan Darat
Jumat, 03 Juli 2015 21:58

Larangan Operasi Mobil Barang Diperpanjang 3 Hari

Hery Lazuardi
(dephub.go.id)

JAKARTA - Larangan mobil barang beroperasi selama masa mudik dan balik Lebaran 2015 diperpanjang dari H-4 hingga H+1 (13 - 19 Juli) atau 7 hari menjadi H-5 hingga H+3 (12 - 21 Juli) atau 10 hari.

Kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tersebut berlaku secara nasional yaitu di 13 provinsi pantauan kegiatan mudik.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan perpanjangan larangan mobil barang tersebut semata-mata demi keselamatan dan kelancaran arus mudik dan arus balik.

Menurut dia, perpanjangan larangan mobil barang beroperasi tidak akan mengganggu kegiatan ekonomi. "Argumentasi larangan ini mengganggu kegiatan ekonomi perlu kajian," kata Djoko seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Perhubungan, Jumat (3/7/2015).

Djoko mengatakan daerah bisa menerapkan waktu pembatasan larangan mobil barang sesuai dengan kondisi daerahnya. Misalnya, Jawa Barat yang merupakan jalur arus kendaraan mudik paling ramai menerapkannya lebih panjang yaitu H-7 sampai dengan H+7.

Pengumuman larangan operasi mobil barang lebih awal diharapkan memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk melakukan penyetokan terlebih dini.

Larangan mobil barang berlaku untuk mobil yang bersumbu lebih dari dua. "Pengusaha bisa memanfaatkan peluang ini dengan mengoperasikan mobil bersumbu dua untuk mengangkut barang," ujarnya.

Untuk kegiatan ekspor dan impor, lanjut Djoko, kendaraan barang berukuran besar diberikan dispensasi selama ada izin dari Dishub Provinsi.
(hlz/hlz)


Komentar