Selasa, 12 November 2019 | 22:42 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Railway
Selasa, 11 Agustus 2015 21:55

Jokowi: Investor Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Diputuskan Akhir Agustus

Translog Today
(repro)

JAKARTA - Pemerintah segera memutuskan investor yang berhak menangani pembangunan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung pada akhir Agustus 2015, setelah memperoleh masukan dari konsultan.

"Akhir bulan ini akan kita putuskan setelah melalui tahapan assesment dari konsultan yang akan memberikan masukan kepada pemerintah," kata Presiden Joko Widodo seusai peringatan Hari Anak Nasional 2015 di Istana Bogor, Selasa (11/8/2015).

Menurut Presiden, penilaian terhadap calon investor yang akan menangani pembangunan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung menyangkut semua aspek, baik dari sisi biaya, teknis, konstruksi maupun teknologi.

"Kita juga berhitung mengenai kerja sama jangka panjang, soal kandungan lokal dan lainnya. Semua kita hitung. Kalau sudah diputuskan, nanti akan kita umumkan," kata Jokowi.

Mengenai konsultan yang akan dipilih, Presiden mengatakan pemerintah akan memilih yang tidak ada konflik kepentingannya.

Dia menjelaskan studi kelayakan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung itu sudah selesai dan diserahkan kepada Pemerintah Indonesia kemarin, Senin (10/8/2015).

"Di situ juga ada tawaran mengenai investornya, tawaran mengenai [target] selesainya. Semua sudah dipaparkan komplet, tinggal dinilai, maksudnya mana yang akan dipakai," jelas Presiden.

Presiden sudah menerima hasil studi kelayanan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dari pemerintah Tiongkok melalui Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Tiongkok Xu Shaoshi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Selain China, proyek kereta api cepat tersebut juga diminati oleh investor Jepang yang didukung pemerintahnya.  (hlz/hlz)


Komentar