Kamis, 22 Agustus 2019 | 18:20 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Ekspor-Impor
Jumat, 14 Agustus 2015 07:38

Jokowi Minta Thomas Bereskan Masalah Dwelling Time

Translog Today
(Pelindo II)

JAKARTA -

Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Perdagangan yang baru, Thomas Lembong, segera membereskan masalah waktu tunggu penanganan kontainer atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

"Berkaitan dengan dwelling time, saya minta agar penyederhanaan izin-izin regulasi sehingga kecepatan bongkar muat betul-betul bisa kita laksanakan," katanya seusai menerima delegasi Senat Amerika Serikat di Istana Negara, Kamis malam (13/8/2015).

Dwelling time adalah lamanya notifikasi di terminal/pelabuhan sejak mulai dari kapal, penumpukan peti kemas di lapangan, sampai dengan peti kemas keluar dari terminal/pelabuhan. 

Tugas lain yang diperintahkan Presiden kepada Mendag, yakni pengembangan ekspor ke pasar nontradisional, seperti Timur Tengah, Asia Tenggara, Afrika, dan Amerika Latin.

"Urusan luar negeri, promosi, dagang, utusan-utusan khusus yang berkaitan dengan dagang, utusan khusus berkaitan dengan ekspor harus digerakkan ke pasar-pasar nontradisional," ujarnya.

Selain itu, Jokowi menugaskan Mendag untuk berkomunikasi dengan misi-misi dagang dan utusan khusus bidang perekonomian negara-negara lain. "Hubungan dagang harus lebih diperkuat sehingga angka ekspor bisa dinaikkan," katanya.

Terkait dengan situasi di dalam negara, Thomas Lembong diminta mengambil langkah stabilisasi harga pangan.

"Saya juga minta untuk stabilisasi harga komoditas pangan, karena ini menyangkut ke inflasi. Harga-harga ditekan agar bisa kembali ke normal," kata Presiden. (hlz/hlz)


Komentar