Jumat, 19 Juli 2019 | 06:59 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Rabu, 19 Agustus 2015 20:46

Peserta RUA INSA Tahun Ini Meningkat

Hery Lazuardi
Lolok Sudjatmiko (istimewa)

Jakarta - Diperkirakan lebih dari 800 suara pemegang mandat anggota Indonesian National Shipowners' Association (INSA) akan diperebutkan oleh kandidat Ketua Umum dalam Rapat Umum Anggota (RUA) yang ke-16 tahun 2015, Kamis-Jumat (20-21/8).

Ketua Panitia Pelaksana RUA INSA Lolok Sudjatmiko mengatakan sekitar 800 peserta sudah mendaftar dari total peserta RUA tahun ini, baik anggota pemegang mandat, peninjau, DPC dan DPP sebanyak sekitar 1.000 orang.

Dia menjelaskan hingga malam ini, pendaftaran mandat masih diselenggarakan karena karena antusiasme anggota INSA luar biasa. "RUA kali ini luar biasa, peserta melampaui kegiatan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya," katanya, hari ini.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Penyelenggara RUA INSA Paulis A. Djohan mengatakan hingga saat ini, masih terdapat tiga kandidat yang menyatakan diri untuk maju sebagai calon Ketua Umum INSA periode 2015-2019.

Berdasarkan catatan translogtoday, tiga kandidat yang sudah menyatakan akan maju sebagai calon Ketua Umum INSA pada RUA tahun ini adalah Presiden Direktur PT Andhika Line yang juga Ketua Umum INSA incumbent Carmelita Hartoto.

Dua lainnya adalah Direktur Utama PT Salam Bahagia yang juga mantan Ketua Umum INSA periode 2008-2011 Johnson W. Sutjipto serta Direktur Utama PT Seven Offshore Group yang juga Wakil Ketua bidang offshore DPP INSA Anto Perwata.

INSA adalah asosiasi perusahaan pelayaran yang diakui keberadaannya oleh Pemerintah berdasarkan SK Menteri Maritim No. DP 10/7/9 tanggal 6 September 1967 yang dikukuhkan dengan SK Menteri Perhubungan No. KP.8/AL.308/Phb-89 tanggal 28 Oktober 1989.

INSA mempunyai visi sebagai infrastruktur pembangunan, perekonomian, alat pemersatu kesatuan dan persatuan bangsa & negara. Anggota INSA adalah perusahaan pelayaran yang terdaftar sebagai anggota. Saat ini, jumlah anggota INSA mencapai sekitar 1.600 perusahaan pelayaran yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. (hlz/hlz)


Komentar