Kamis, 16 Agustus 2018 | 09:14 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Freight/Cargo
Sabtu, 05 September 2015 21:47

Ekonomi Lesu, Angkutan Barang Kapal Laut Turun 9,67%

Hery Lazuardi
(Kemenkeu)

JAKARTA - Jumlah barang yang diangkut kapal laut di dalam negeri pada Juli 2015 turun 9,67% menjadi 17,9 juta ton, dari 19,9 juta ton pada bulan sebelumnya. Kondisi ini terjadi di tengah kondisi ekonomi yang lesu dan libur panjang Lebaran.

Menurut data Badan Pusat Statistik, penurunan terjadi di Pelabuhan Makassar 32,98% dari 362.600 ton menjadi 243.600 ton, Tanjung Priok 24,78% dari 1,2 juta ton menjadi 877.500 ton, Balikpapan turun 5,46% dari 824.400 ton menjadi 779.400 ton, dan pelabuhan lainnya turun 7,96% dari 16,1 juta ton menjadi 14,8 juta ton.

Kenaikan hanya terjadi di Pelabuhan Panjang yakni 1,87% dari 884.000 ton menjadi 901.200 ton.

Secara kumulatif (Januari-Juli) 2015, jumlah barang yang diangkut kapal laut mencapai 130,4 juta ton, turun 1,73% dari 132,7 juta ton pada periode sama 2014.

Penurunan jumlah barang yang diangkut kapal laut terjadi di Pelabuhan Makassar 14,1% dari 2,8 juta ton menjadi 2,4 juta ton, Pelabuhan Balikpapan 1,32% dari 5,6 juta ton menjadi 5,5 juta ton, dan pelabuhan lainnya 3,67% dari 110,9 juta ton menjadi 106,8 juta ton.

Sebaliknya jumlah barang di Pelabuhan Panjang naik 53,16% dari 3,5 juta ton menjadi 5,4 juta ton, Tanjung Priok naik 4,35% dari 6,7 juta ton menjadi 6,9 juta ton, dan Tanjung Perak naik 2,5% dari 3,12 juta ton menjadi 3,19 juta ton. (hlz/hlz)


Komentar