Senin, 18 November 2019 | 21:08 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Dock & Repair
Selasa, 15 September 2015 08:26

Galangan Tersenyum, Pengadaan Kapal Mulai Dibuka

Hery Lazuardi
Direktur Utama PT Daya Radar Utama Amir Gunawan (Tularji Adji)

Jakarta - Pelaku usah galangan kapal di Indonesia mulai sumringah setelah kementerian dan lembaga memulai menggelar tender pengadaan kapal yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Presiden Direktur PT Daya Radar Utama Amir Gunawan mengatakan saat ini proses pelelangan pengadaan kapal baru dimulai. "Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik," katanya, kemarin.

Sebagaimana diketahui, pada 8 Mei 2015, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis proyek-proyek yang akan dibangun (groundbreaking) dan diresmikan pada tahun 2015 ini.

Diantara proyek yang akan dibangun tercatat sebanyak 20 unit kapal, 10 unit diantaranya merupakan kapal perintis, 5 unit kapal induk perambuan dan 5 unit lainnya kapal pengamat perambuan.

Dari 10 unit kapal perintis terdiri dari 6 enam unit kapal perintis berkapasitas 750 dead weight tonnage (DWT), 2 unit kapal perintis berkapasitas 500 DWT dan 2 unit kapal perintis berkapasitas 200 DWT.

Selain pembangunan dan penyelesaian pembangunan kapal, untuk transportasi laut tercatat juga proyeksi penyelesaian pembangun 40 pelabuhan yang tersebar dari Pelabuhan Tanjung Tiram (Sumatera utara) hingga Pelabuhan Arar-Papua Barat.

Ketua Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Eddy K. Logam pada seminar LHI pekan lalu menyentil pemerintah mengenai dukungan terhadap industri galangan kapal di Indonesia.

"Sejak gagasan untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim disampaikan, asosiasinya banyak menerima order, tetapi bukan order pembangunan kapal baru, melainkan order seminar," katanya.

Eddy juga mengeluhkan lambatnya Pemerintah memberikan insentif fiskal meskipun insentif tersebut sudah disepakati akan diberikan kepada industri galangan sejak November tahun lalu. (hlz/hlz)


Komentar