Senin, 18 November 2019 | 21:54 WIB

Visit our social media :
Home / Regulation / Customs
Selasa, 22 September 2015 21:43

Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan Amonium Nitrat, Minyak Mentah, Pakaian Bekas

Translog Today
(DBC/repro)

BATAM -

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan amonium nitrat, crude petroleum oil, dan pakaian bekas (ballpress).

Keberhasilan penggagalan itu disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam konferensi pers di Batam, Senin (21/9/2015).

Menkeu menjelaskan modus operandi untuk amonium nitrat adalah dengan mengangkut barang impor yang merupakan kategori larangan/pembatasan impor tanpa dilindungi manifest.

"Untuk mengelabui petugas, amonium nitrat dikemas menggunakan karung plastik," katanya di Kanwil DJBC Khusus Kepri, seperti dikutip kemenkeu.go.id.

Adapun untuk minyak mentah (crude petroleum oil), tuturnya, modus operandi yang digunakan adalah dengan mengangkut/memuat barang ekspor tanpa dilengkapi dengan pemberitahuan ekspor. Minyak ini merupakan hasil curian dari Sumatera Selatan.

Dalam konferensi pers tersebut, Menkeu secara simbolik memusnahkan ballpress sejumlah 5.886 ball dan 320 karung pakaian bekas dengan cara menimbun di dalam tanah.

"Ini pakaian bekas, kalau sampai beredar di Tanah Air kita maka dampaknya terhadap industri garmen," jelasnya.

Penggagalan penyelundupan ini merupakan hasil upaya pengawasan di daerah perbatasan oleh DJBC, khususnya di wilayah perairan.

Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dan mengamankan keuangan negara. Dari seluruh aksi penggagalan ini, DJBC bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun. (hlz/hlz)


Komentar