Minggu, 21 Juli 2019 | 09:38 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Kereta Api
Sabtu, 03 Oktober 2015 20:48

Angkutan Barang Kereta Api Turun 2%, Jumlah Penumpang Naik 19%

Hery Lazuardi
Kereta api barang (Repro)

JAKARTA - Selama 8 bulan pertama tahun ini, jumlah barang yang diangkut kereta api tercatat 20,8 juta ton atau turun 1,95% dibandingkan dengan periode yang sama 2014 sebanyak 21,24 juta ton.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan penurunan terjadi di wilayah Sumatera sebesar 3,75% dari 14,97 juta ton menjadi 14,42 juta ton. Sebaliknya, angkuan barang KA di Jawa non-Jabodetabek naik 2,33% dari 6,3 juta ton menjadi 6,41 juta ton.

Pada Agustus saja, menurut BPS, barang yang diangkut KA mencapai 2,9 juta ton naik 7,58% dibandingkan dengan bulan sebelumnya 2,7 juta ton.

Sebagian besar angkutan tersebut berada di wilayah Sumatera yaitu 2,1 juta ton atau 71,50% dari seluruh barang yang diangkut KA secara nasional.

Peningkatan jumlah barang terjadi di wilayah Jawa non-Jabodetabek 39,86% dari 857.000 ton menjadi 821.000 ton. Sebaliknya di wilayah Sumatera turun 1,48% dari 2,09 juta ton menjadi 2,06 juta ton.

BPS juga mengungkapkan jumlah penumpang yang diangkut KA selama Januari-Agustus 2015 tercatat 212,2 juta orang, melonjak 18,96% dibandingkan dengan periode sama 2014 sebanyak 178,36 juta orang.

Kenaikan jumlah penumpang KA terjadi di wilayah Jawa Jabodetabek sebesar 26,21% dari 132,5 juta orang menjadi 167,2 juta orang dan wilayah Sumatera naik 8,81% dari 3,3 juta orang menjadi 3,5 juta orang.

Sebaliknya wilayah Jawa non-Jabodetabek turun 2,78% dari 42,6 juta orang menjadi 41,4 juta orang.
Jumlah penumpang KA pada Agustus 2015 di Jawa dan Sumatera mencapai 27,8 juta orang, naik 0,67% dari 27,6 juta orang pada bulan sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah penumpang Jabodetabek yang merupakan penumpang pelaju (commuter) yaitu 22,2 juta orang atau 80,21% dari seluruh penumpang KA.

Penumpang Jabodetabek meningkat 5,31% dari 21,2 juta orang pada Juli menjadi 22,3 juta orang pada Agustus.

Adapun di wilayah Jawa non-Jabodetabek turun 14,39% dari 5,9 juta orang menjadi 5,05 juta orang dan di wilayah Sumatera turun 16,82% dari 535.000 orang menjadi 445.000 orang. (hlz/hlz)


Komentar