Kamis, 19 September 2019 | 03:21 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Sabtu, 03 Oktober 2015 00:02

Kadin Minta Pemerintah Bangkitkan Sektor Industri

Translog Today
Rosan P Roeslani (Kadin)

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengingatkan Pemerintah mengenai pentingnya untuk memperkuat sektor industri dalam negeri untuk menghadapi pelemahan situasi ekonomi yang kini semakin dalam.

Wakil ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial Rosan P Roeslani mengatakan Pemerintah sudah harus memperkuat sektor industri dalam negeri untuk menghadapi melemahnya situasi ekonomi,

"Industri harus kuat terutama dalam sektor pertanian, maritim, pariwisata dan jasa. Industri bisa menjadi pondasi baru perekonomian. Industri tidak hanya sebatas teknologi fabrikasi dan manufaktur, tetapi lebih pada peningkatan nilai tambah produk," katanya.

Sejak 10 tahun terakhir, sektor usaha dan industri lebih mengandalkan ekspor komoditas dibandingkan menggiatkan industri manufaktur. Akhirnya ketika harga komoditas turun, sangat mempengaruhi penghasilan orang Indonesia.

Rosan melanjutkan dengan penurunan harga komoditas, konsumsi domestic terganggu. Mengutip statistik Bank Indonesia, dia menyebutkan, konsumsi dunia usaha dan masyarakat telah turun, terindikasi dari merahnya indikator penjualan semen, bahan baku industri, dan penjualan kendaraan bermotor.

Budhiarto Sulaiman, Direktur Utama PT Inti Lintas Samudera menilai industri komponen kapal di Indonesia harus didukung oleh pemerintah dalam rangka mewujudkan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia yang kuat.

Dia mengakui sebagian besar komponen kapal masih impor seperti mesin, perkabelan, peralatan radio. "Tetapi, pelan-pelan harus dikurangi. Kita ikut membina, misalnya produk kusen untuk galangan, saat ini sudah banyak yang pakai produk dalam negeri," tegasnya.

Menurut dia, saat ini sekitar 60 persen komponen kapal masih diimpor karena industri komponen dalam negeri masih terbatas. "Ini butuh perhatian pemerintah guna menjadikan Indonesia sebagai negara maritim."

  (hlz/hlz)


Komentar