Jumat, 24 Mei 2019 | 22:05 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Rabu, 07 Oktober 2015 11:31

Bambang Haryo: Penurunan Harga BBM Harus Diprioritaskan untuk Solar

Hery Lazuardi
Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo (repro)

JAKARTA - Rencana pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) seharusnya diprioritaskan untuk solar, baik subsidi maupun nonsubsidi, yang masih digunakan secara luas dalam kegiatan transportasi logistik.

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengatakan jika pemerintah hanya menurunkan harga premium, bukan solar, berarti pemerintah tidak paham terhadap permasalahan ekonomi nasional.

"Seharusnya yang diturunkan itu harga solar, baik subsidi maupun nonsubsidi. Solar jelas-jelas digunakan untuk kepentingan transportasi dan logistik yang menunjang proses produksi di industri apapun, mulai dari bahan mentah, setengah jadi sampai jadi, termasuk pemasarannya," jelas Bambang, Rabu (7/10/2015).

Menurut politisi dari Fraksi Partai Gerinda ini, pemerintah seharusnya memahami bahwa hampir semua proses perdagangan menggunakan sarana angkut dan logistik menggunakan solar.

Bila harga solar diturunkan, lanjut Bambang, harga barang manufaktur maupun pangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat akan menjadi murah dan daya beli masyarakat meningkat.

"Bukan justru menurunkan harga premium, yang lebih banyak digunakan untuk transportasi pribadi masyarakat kelas atas," ujarnya.

Dia juga meminta pemerintah mengawasi PT Pertamina yang dinilainya belum transparan dalam penetapan harga BBM, padahal harga solar dan premium secara internasional sudah jauh lebih rendah dari harga yang berlaku sekarang.

"Kalau perlu [Pertamina] diaudit. Intinya, kebijakan pemerintah jangan hanya pencitraan tapi betul-betul berdasarkan pada asas manfaat untuk kepentingan publik," kata Bambang.
(hlz/hlz)


Komentar