Selasa, 22 Oktober 2019 | 21:49 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Senin, 12 Oktober 2015 22:15

Industri Galangan Dukung Penguatan Alutsista

Translog Today
Kapal LST Produk Nasional (www.dayaru.com)

Jakarta - Pelaku usaha galangan kapal nasional mendukung program penguatan alat utama system persenjataan (Alutsista), khususnya melalui pembangunan armada laut guna mendukung pembangunan kekuatan pertahanan maritim Indonesia.

Sebab, penguatan pertahanan maritim nasional merupakan salah satu pilar dari lima pilar untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

"Kami dukung penguatan Alutsista dan sejauh ini, kami sudah berhasil membangun kapal untuk kepentingan Alutsista tersebut," kata Corporate Communication PT Daya Radar Utama Tularji Adji.

PT Daya Radar Utama sebagai salah satu perusahaan galangan kapal nasional belum lama ini telah menyerahkan kapal LST (Landing Ship Tank) AT-3 yang saat ini sudah beroperasi untuk memperkuat peralatan pertahanan negara.

Sebagai informasi, kapal LST AT-3 didesain mampu mengangkut 10 unit Tank MBT Leopard TNI Angkatan Darat dan Tank BMP-3F Marinir dan mampu membawa 476 crew termasuk pasukan dan 1 helikopter.

Kapal yang diberi nama KRI Teluk Bintuni 520 tersebut dipesan oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Mulai dibangun pada tahun 2013 dan diserahterimakan pada Juni 2015.

Selain itu, kapal ini juga mampu menjelajahi laut pada kondisi laut terburuk dengan jarak jelajah 7200 mil laut. Panjang kapal mencapai 120 meter dan mampu bekerja dengan kecepatan 16 knot, didukung dua unit mesin masing-masing berkapasitas 3.285 KW. KRI Teluk Bintuni 520 ini seutuhnya hasil karya anak bangsa.

Penguatan industri pertahanan ini diatur di dalam UU No.16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan. Pasal 7 UU tersebut menegaskan Pemerintah mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk membangun dan mengembangkan Industri Pertahanan agar menjadi maju, kuat, mandiri, dan berdaya saing. (hlz/hlz)


Komentar