Senin, 18 November 2019 | 11:16 WIB

Visit our social media :
Home / Regulation / General News
Senin, 26 Oktober 2015 23:11

Kabut Asap Meluas, Jokowi Batalkan Kunjungan ke Pantai Barat AS

Hery Lazuardi
(Sekretariat Kabinet)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo membatalkan kunjungan kerja ke Pantai Barat Amerika Serikat, menyusul musibah kabut asap yang meluas di Sumatera dan Kalimantan.

Dalam keterangan pers yang dirilis via twitter Sekretariat Kabinet, Senin malam (26/10/2015), Presiden telah menghubungi Menko Polhukam terkait dengan kondisi asap terutama di Sumsel dan Kalteng.

Dari laporan yang diterima oleh Presiden pada Senin pagi (26/10/2015) waktu setempat, titik api atau hotspot terbanyak berada di Sumsel dan Kalteng.

Di Kalteng dilaporkan terdapat 366 titik api, Sumsel 146 titik api, dan tempat lain yang datanya juga sudah diterima oleh Presiden. Jokowi juga menerima laporan bahwa di Riau dan Kalteng sudah turun hujan meskipun sedikit.

"Banyak keluhan dan laporan dari masyarakat yang berkaitan dengan dampak kesehatan dan dampak sosial karena asap. Oleh karena itu, Presiden memutuskan untuk membatalkan kunjungan kerjanya ke West Coast," tulis Setkab.

Presiden berencana segera kembali ke Indonesia dan kemungkinan langsung meluncur ke Sumatera Selatan atau Palangkaraya, Kalteng. "Presiden mengikuti terus untuk memastikan pelayanan terutama di bidang kesehatan dan pengungsian korban berjalan dengan baik."

Meskipun membatalkan kunjungannya ke Pantai Barat, Presiden menugaskan para menteri terkait untuk melanjutkan agenda acara berkaitan dengan kerja sama di bidang teknologi informasi dan ekonomi kreatif.

Para menteri/kepala lembaga negara tersebut adalah Menteri Kominfo, Menteri Perdagangan, Kepala BKPM, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Mereka dijadwalkan bertemu dengan sejumlah CEO perusahaan TI global di Silicon Valley. (hlz/hlz)


Komentar