Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:13 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Galangan Kapal
Senin, 09 November 2015 22:40

Presiden Jokowi Kunjungi Galangan Kapal Adiluhung Saranasegara

Hery Lazuardi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana berencana meninjau galangan kapal PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia di Kabupaten Bangkalan, Madura, di sela-sela kunjungannya ke Jawa Timur pada 9-11 November 2015.

Kunjungan itu dilakukan setelah Presiden memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan, Surabaya, Selasa (10/11/2015).

Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana menyebutkan kehadiran Presiden di Surabaya menjadi catatan tersendiri karena ini kali pertama upacara Peringatan Hari Pahlawan dilaksanakan di Surabaya dan dipimpin langsung oleh seorang Presiden.

Seusai memimpin upacara, jelas Ari, Presiden dan Ibu Negara akan langsung menuju galangan kapal PT Adi Luhung Sarana Segara Indonesia (ALSSI) di Kabupaten Bangkalan, Madura.

"Dalam beberapa kesempatan kunjungannya ke daerah, Presiden menyempatkan diri untuk melihat industri galangan kapal. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan keseriusan pemerintahan Jokowi-JK memperhatikan sektor maritim," terang Ari dalam siaran pers, Senin (9/11/2015) malam.

Di Bangkalan, Presiden akan meresmikan Kapal Khusus Pengangkut Ternak KM Camara 1, Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 56 dan Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 55.

Pada sore harinya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana, lanjut Ari, akan menuju Malang untuk membuka Turnamen Sepakbola Piala Jenderal Sudirman. Turnamen ini adalah turnamen yang dijanjikan Presiden seusai menyaksikan pertandingan final Piala Presiden antara Persib dan Siriwijaya FC.

Hari ketiga di Jawa Timur, Presiden dan Ibu Negara akan menuju Tuban untuk melihat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). ‎Di TPPI ini, Presiden akan melihat pemrosesan bensin premium di dalam negeri.

"Proses premium ini akan mengurangi impor premium 20 persen atau 61.000 barel per hari . Bila harga gasoline 60 dollar AS per barel maka penghematan devisa mencapai 1,9 Miliar dollar AS per tahun atau hampir Rp 24 Triliun penghematan per tahun," jelas Ari.

Menurut Tim Komunikasi Presiden itu, sebelum kembali ke Jakarta, Presiden Jokowi akan meluncurkan program penciptaan lapangan kerja melalui sinergi investasi dengan pondok pesantren di Kabupaten Gresik.
(hlz/hlz)


Komentar