Selasa, 12 November 2019 | 23:05 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Jumat, 13 November 2015 19:40

Dothy Terpilih Menjadi Ketua Asean Port Association 2016-2017

Hery Lazuardi
Presdir TPS Dothy (kiri) terpilih menjadi Ketua APA (Pelindo III)

BANDAR SERI BEGAWAN - Presiden Direktur PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) Dothy terpilih sebagai Ketua Asean Port Association (APA) periode 2016-2017 dalam Pertemuan Tahunan ke-41 APA di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Dalam pidato pertamanya setelah dilantik sebagai Ketua APA, Dothy menyampaikan tentang semangat solidaritas APA dan tantangan terdekat asosiasi pelabuhan se-Asean itu.

"Pengembangan pelabuhan harus dilakukan secara berkesinambungan untuk menghadapi Asean Economic Community," kata yang merupakan direktur perempuan pertama di lingkungan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dalam siaran pers, Jumat (13/11/2015).

Menurut dia, dalam 20 tahun ke depan, Asia akan memainkan peran yang semakin penting dalam perdagangan dunia, dimana sektor maritim akan memiliki peran sangat penting.

Selain pemilihan ketua, Pertemuan Tahunan Ke-41 APA yang digelar pada 3-4 November itu membahas agenda penting lainnya, yakni memutuskan pertemuan Working Committee APA ke-37 dan Pertemuan Tahunan APA Ke-42 pada Agustus 2016 di Filipina.

Pertemuan tersebut dibuka oleh Sekretaris Tetap Kementerian Telekomunikasi Brunei Darussalam Md Riza Dato Paduka Hj Md Yunos, Wakil Direktur Departemen Pelabuhan Kementerian Telekomunikasi Brunei Darussalam Helmi Hj Talib, dan Ketua APA periode 2015-2016 Juan Sta Ana.

"Konektivitas dan integrasi antarpelabuhan sangat penting mengingat pelabuhan adalah pintu gerbang perekonomian," kata Yunos dalam sambutannya.

Pertemuan itu membahas pembangunan pelabuhan secara berkelanjutan, seperti peningkatan sumber daya alam, pertukaran data secara elektronik, pengembangan pelabuhan, aktivitas privatisasi/komersialisasi, penyederhanaan dokumen dan prosedur, serta inisiatif pelabuhan hijau (green port).

Masing-masing topik disampaikan oleh delegasi setiap negara dalam sesi presentasi sebagai acara puncak pertemuan. Pertemuan dihadiri oleh 65 orang anggota dari delegasi 9 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Kamboja, Myanmar, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam.
(hlz/hlz)


Komentar