Minggu, 20 Oktober 2019 | 23:16 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelabuhan
Selasa, 05 Januari 2016 18:45

Pelabuhan Benoa Layani Peti Kemas Internasional Mulai Bulan Ini

Hery Lazuardi
(Pelindo III)

BENOA - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) menyiapkan layanan peti kemas jalur internasional di Pelabuhan Benoa, Bali, yang ditargetkan beroperasi mulai pertengahan Januari 2016.

Manager Operasional dan Komersial Pelabuhan Benoa, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan saat ini Pelindo III masih melayani kegiatan peti kemas jalur domestik yang reguler keluar dan masuk Pelabuhan Benoa setiap minggu. Namun, mulai awal tahun ini akan dibuka jalur internasional langsung ke Singapura dan Malaysia.

"Pembukaan jalur internasional diharapkan berdampak positif bagi pelaku ekonomi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Bali. Karena secara otomatis akan memangkas biaya impor-ekspor dibandingkan bila melalui jalur darat dan dilanjutkan ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," ujar Purwanto, Senin (4/1/2016).

Selain itu, Pelabuhan Benoa juga memperpanjang dermaga timur 50 meter untuk melayani kapal pesiar lebih besar. Dermaga itu ditargatkan rampung pada pertengahan tahun ini sehingga kapal yang panjangnya lebih dari 300 meter dapat sandar.

Menurut General Manager Pelabuhan Benoa Ali Sodikin, saat ini dermaga kapal pesiar pelabuhan itu hanya 290 meter sehingga belum dapat memfasilitasi kapal dengan panjang lebih dari 280 meter.

Berdasarkan data Pelindo III, dari 58 kapal pesiar yang singgah di Pelabuhan Benoa pada 2015, sebanyak 22 unit yang bisa sandar, sedangkan 36 unit lainnya berlabuh di alur perairan pelabuhan itu.

Jumlah kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Benoa pada 2015 bertambah 9 unit dari dengan tahun sebelumnya 49 unit. Adapun jumlah penumpang yang masuk melalui pelabuhan itu meningkat 22.085 orang, yakni dari 49.041 orang pada 2014 menjadi 71.126 orang pada 2015.

"Meskipun penambahan jumlah kunjungan kapal tidak banyak, tetapi jumlah penumpang melonjak hingga 50% dibandingkan dengan 2014. Ini dikarenakan banyak kapal pesiar berukuran besar yang menampung penumpang lebih banyak singgah di Pelabuhan Benoa," ungkap Ali Sodikin.
(hlz/hlz)


Komentar