Sabtu, 16 November 2019 | 09:01 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Dock & Repair
Senin, 18 Januari 2016 18:31

PAL Indonesia Bangun Kapal Perang Canggih

Translog Today
Kapal PKR#1 Buatan PAL Indonesia (PAL Indonesia)

SURABAYA -

PT PAL Indonesia meluncurkan kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) #1 pesanan Kementerian Pertahanan RI dan kapal Strategic Sealift Vessel (SSV) #1 pesanan Kementerian Pertahanan Filipina, di area Dok Semarang, Divisi Kapal Niaga, Senin (18/1/2016).

PKR merupakan kapal perang canggih kelas frigate yang dibangun PAL Indonesia bekerja sama dengan DSNS Belanda melalui alih teknologi, Adapun kapal SSV merupakan hasil karya mandiri anak bangsa sekaligus menjadi kapal perang pertama yang diekspor Indonesia.

Peluncuran dihadiri oleh Menko Maritim dan Sumber Daya, Menteri Pertahanan RI, Menteri Pertahanan Filipina, KSAL Filipina serta pejabat Angkatan Laut Filipina, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Duta Besar Filipina untuk Indonesia, dan CEO Damen.

Turut hadir KSAL RI, Dewan Komisaris dan Direksi PAL Indonesia, Pejabat KKIP, Gubernur Jawa Timur, Walikota Surabaya, Ketua DPR RI Komisi I, VI, dan IX, serta Duta Besar Negara sahabat.

Siaran pers PT PAL Indonesia mengungkapkan PKR#1 melaksanakan first steel cutting pada 15 Januari 2014, keel laying (peletakan lunas) pada 16 April 2014, dan akan diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan RI pada Januari 2017.

Sementara itu, kapal SSV#1 melaksanakan first steel cutting pada 22 Januari 2015, keel laying pada 5 Juni 2015, serta akan diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan Filipina pada Mei 2016.

PKR merupakan kapal perang canggih kelas frigate yang memiliki panjang 105,11 meter, lebar 14,2 meter, kecepatan 28 knot, dapat berlayar sampai 5.000 nm pada 14 knot dan ketahanan berlayar 20 hari.

Pembangunan PKR menggunakan pendekatan modular yang terdiri dari 6 modul. Empat modul dibangun di galangan PAL Indonesia, dan 2 modul lainnya dibangun dan diuji sepenuhnya di galangan Damen, Vlissingen-Belanda yang kemudian akan diintegrasikan keseluruhannya di PT PAL Indonesia.

Dengan pendekatan modular dapat memungkinkan fleksibilitas yang lebih besar, lebih hemat biaya dan memungkinkan untuk membangun kapal di berbagai lokasi di seluruh dunia.

Adapun SSV merupakan pengembangan dari kapal pengangkut jenis Landing Platform Dock (LPD) yang didesain dengan panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, kecepatan maksimal 16 knot dengan ketahanan berlayar 30 hari.

Kesuksesan ini merupakan hasil dari kerja sama dengan galangan DSME-Korea, yang juga melalui alih teknologi. Dengan memenangkan tender Internasional pembagunan SSV, PT PAL Indonesia semakin membuktikan kemampuannya dalam mendesain dan memproduksi kapal perang berkualitas.

Selain peluncuran kapal PKR#1 dan SSV#1, juga dilakukan upacara keel laying untuk kapal SSV#2 dan pemberian nama untuk kapal SSV#1 oleh Menteri Pertahanan Filipina.

"Acara ini sebagai momentum yang tepat bagi PAL untuk mempromosikan kemampuan rancang bangun kapal perang kepada negara lain, serta wujud nyata kesiapan perseroan dalam menerima penugasan dari pemerintah untuk memproduksi alutsista," tulis siaran pers tersebut.


Spesifikasi Umum PKR

Length Overall : 105,11 m
Breadth : 14,02 m
Design Draught : 3.7 m
Displacement : 2365 tones
Range : 5000 nm @ 14 knots
Complement : 100 + 20 pax
Speed (trial) : 28 knots
Class : Lloyd Register


Spesifikasi Umum SSV

Length Over All : 123,0 m
Breadth : 21,8 m
Draft : 5,0 m
Displacement : 7200 ton
Range : 9360 nm
Max person on board : 621 persons
Max speed : 16 knots
Class : Lloyd Register (hlz/hlz)


Komentar