Kamis, 14 November 2019 | 03:18 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Selasa, 16 Februari 2016 18:51

Pelindo III Operasikan 4 Container Crane Baru di Pelabuhan Banjarmasin

Hery Lazuardi
(Pelindo III)

BANJARMASIN - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) secara resmi mengoperasikan empat unit ship to shore crane yang didatangkan akhir tahun lalu di dermaga Terminal Peti Kemas Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Dengan tambahan empat unit alat baru itu, operasional bongkar muat di Pelabuhan Banjarmasin kini total dilayani oleh delapan unit," kata GM Pelabuhan Banjarmasin Hengki Jajang Herasmana, pada acara peresmian alat bongkar muat tersebut, Selasa (16/2/2016).

Peresmian operasional crane yang diberi nama CC 05, 06, 07 dan 08 itu dihadiri oleh beberapa tamu dari instansi pemerintahan, unsur maritim, asosiasi, perusahaan pelayaran, dan mitra kerja di wilayah Pelabuhan Banjarmasin.

Kedatangan alat tersebut diharapkan mempercepat proses bongkar muat dari yang semula 25 boks menjadi 35 boks per jam, sehingga proses bongkar muat lebih efisien dan mampu menekan ongkos logistik.

"Empat unit container crane ini merupakan persembahan Pelindo III kepada Kota Banjarmasin, sehingga dapat memperlancar arus logistik nasional dan mendongkrak perekonomian di Kalimantan Selatan yang sempat turun karena lesunya permintaan batubara," ujar Hengki.

Walikota Banjarmasin terpilih Ibnu Sina dalam sambutannya menjelaskan, potensi peti kemas cukup bagus karena Pelabuhan Banjarmasin merupakan pelabuhan terbesar di Kalimantan Selatan.

"Saya ingin memaksimalkan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan berharap Kota Banjarmasin ke depannya bisa lebih bersinar lagi" ujarnya dalam siaran pers Pelindo III.

Asisten Manager Hukum Humas Pelindo III Banjarmasin Arief Yarmanto menambahkan pihaknya bersinergi dengan pihak-pihak terkait di Banjarmasin dalam proses mendatangkan alat bongkar muat tersebut.

"Kami berterima kasih kepada para pihak yang membantu seperti KSOP Banjarmasin dan stakeholder lainnya, mulai dari saat kedatangan hingga crane siap beroperasi sepenuhnya," tuturnya. (hlz/hlz)


Komentar