Selasa, 25 Juni 2019 | 00:47 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Depo & Gudang
Kamis, 10 Maret 2016 15:22

11 Pusat Logistik Berikat Diresmikan, Ini Lokasi dan Jenis Barangnya

Translog Today
(Setkab)

JAKARTA - Pemerintah menargetkan pendirian 50 Pusat Logistik Berikat (PLB) di seluruh Indonesia dan akan dikembangkan menjadi pusat logistik di Asia Pasifik, menyusul peresmian 11 PLB di sejumlah daerah.

PLB adalah gudang multifungsi yang atas pemasukan barang impor belum dipungut bea masuk dan pajak impor. Selain itu, pemasukan barang impor PLB juga belum diberlakukan ketentuan pembatasan impor. Semua kegiatan yang dapat dilakukan di gudang di luar negeri juga dapat dilakukan di PLB, termasuk pemeriksaan surveyor.

Sebelas PLB tersebut diresmikan secara bersamaan oleh Presiden Joko Widodo, sekaligus meninjau fasilitas PLB milik PT Cipta Krida Bahari di Cakung, Jakarta Utara, Kamis (10/3/2016). Adapun 11 PLB tersebut, yakni:

1. PT Cipta Krida Bahari, berlokasi di Cakung Jakarta, menimbun barang untuk supporting industri migas dan pertambangan;

2. PT Petrosea Tbk., berlokasi di Balikpapan Kalimantan Timur, menimbun barang untuk supporting industri migas dan pertambangan;

3. PT Pelabuhan Panajam Banua Taka, berlokasi di Balikpapan Kalimantan Timur, menimbun barang untuk supporting Industri migas dan pertambangan;

4. PT Kamadjaja Logistics, berlokasi di Cibitung Jawa Barat, menimbun barang untuk supporting industri makanan dan minuman;

5. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, berlokasi di Karawang Jawa Barat, menimbun barang untuk supporting Industri otomotif;

6. PT Agility Internasional, di Halim Jakarta dan Pondok Ungu Jawa Barat, menimbun barang untuk supporting industri personal care/home care;

7. PT gerbang Teknologi Cikarang (Cikarang Dry Port) di Cikarang Jawa Barat, menimbun barang untuk supporting industri tekstil (kapas);

8. PT Dunia Ekspress, di Sunter Jakarta dan Karawang Jawa Barat, menimbun barang untuk supporting industri tekstil (kapas);

9. PT Khrisna Cargo Internasional, di Benoa dan Denpasar Bali, menimbun barang untuk supporting industri kecil dan menengah;

10. PT Vopak Terminal Merak, di Merak Banten, menimbun barang untuk supporting industri tekstil sintetis (bahan kimia);

11. PT Dahana (Persero), di Subang Jawa Barat, menimbun barang untuk supporting industri migas dan pertambangan (bahan peledak). (hlz/hlz)


Komentar