Jumat, 24 Mei 2019 | 22:45 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Kamis, 24 Maret 2016 20:38

Ini Perkiraan Harga BBM dan LPG per 1 April

Translog Today
(repro)

JAKARTA - Rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memutuskan untuk meninjau harga BBM dan harga LPG per 1 April mendatang, sekaligus menginisiasi cadangan minyak dan gas strategis.

"Per 1 April waktunya meninjau harga [BBM], LPG juga membutuhkan peninjauan. Selain itu, apakah kita perlu memupuk cadangan [migas] strategis," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sesuai rakor, Kamis (24/3/2016).

Selain Menteri ESDM, rakor yang dipimpin Menko Perekonomian Darmin Nasution a.l. dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M. Soemarno, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dan Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto.

Keputusan harga yang baru akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri ESDM. Harga yang baru akan berlaku mulai 1 April hingga 30 Juni 2016, konsisten dengan penentuan harga pada periode sebelumnya yaitu 3 bulanan.

Sudirman mengatakan pembahasan harga BBM juga terkait dengan harga penilaian produk untuk perdagangan minyak di kawasan Asia atau Mean of Platts Singapore (MOPS) yang cenderung menurun dalam 3 bulan terakhir.

Sebagai gambaran, kendati harga MOPS sedang turun, harga solar hingga 2019 diproyeksikan cenderung naik. Untuk premium, menurut proyeksi pemerintah, titik terendah sudah terjadi pada Februari dan saat ini harganya mulai merangkak naik.

"Yang pasti, pemerintah ingin menjaga stabilitas harga BBM agar tidak terjadi gejolak harga yang dapat merugikan masyarakat," kata Menko Perekonomian dalam siaran pers.

Adapun untuk harga LPG, tuturnyba, pemerintah juga akan meninjau kembali harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kg.

Pertimbangannya, formula perhitungan yang baru memperhitungkan biaya distribusi dan biaya impor yang meningkat. "Di sisi lain, nilai tukar rupiah menguat sehingga dapat menutup lonjakan kenaikan harga," kata Darmin. (hlz/hlz)


Komentar