Senin, 18 November 2019 | 22:03 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Dock & Repair
Selasa, 12 April 2016 14:13

DRU Serahkan Kapal FPB ke Bea dan Cukai

Hery Lazuardi
Dirjen BC Heru Pambudi dan Dirut PT DRU Amir Gunawan (dru)

Lampung - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerima kapal yang dipesan dari galangan nasional PT Daya Radar Utama dalam acara Commander Trial & Ceremony Delivery yang dilaksanakan pada galangan kapal DRU Unit Lampung, Selasa (12/8).

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan lembaganya telah memesan sembilan unit kapal jenis Fast Patrol Boat ke galangan PT Daya Radar Utama guna memperkuat armada patroli Bea dan Cukai di sejumlah daerah di Indonesia.

Kapal-kapal tersebut rencananya akan ditempatkan di Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tanjung Balai Karimun sebanyak lima unit dan Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan sebanyak empat unit . "Kapal ini dipesan untuk memperkuat armada patroli laut Bea dan Cukai di seluruh Indonesia," katanya.

Saat ini, Bea dan Cukai telah memiliki 142 unit kapal dengan berbagai tipe dan ukuran yang tersebar di 76 kantor Bea cukai seluruh Indonesia yang mempunyai tugas pengawasan laut dan perairan. Dengan bergabungnya sembilan unit kapal ini, Bea dan Cukai akan diperkuat dengan 151 armada yange bertugas melakukan pengawasan laut dan perairan.

Sebagai informasi, kapal FPB 28 meter memiliki spesifikasi panjang 28,85 meter, lebar 6,60 meter, kedalaman 3,9 mete, draft 2,16 meter dan mampu melaju dengan kecepatan maksium 35 knot dengan jumlah crew sebanyak 20 personel.

Adapun kapal FPB 38 meter memiliki spesifikasi panjang 38 meter, lebar 7,30 meter, kedalaman 4,73 meter, draft 2,40 meter dan mampu melaju dengan kecepatan maksimum 30 knot dengan jumlah crew sebanyrak 25 personel.

Direktur Utama PT Daya Radar Utama Amir Gunawan mengatakan saat diserahkan, kesembilan kapal tersebut sudah melewati seluruh tahapan proses pembangunan sehingga siap dioperasikan guna mendukung operasional pengawasan laut oleh Bea dan Cukai.

Dia menjelaskan seluruh kapal tersebut dibangun berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada Desember 2013. Kesembilan kapal tersebut masing-masing lima unit dengan ukuran 28 meter dan 4 unit dengan ukuran 38 meter. "Kapal ini siap untuk dioperasikan," kata. (hlz/hlz)


Komentar