Minggu, 17 Januari 2021 | 06:12 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Technology
Minggu, 08 Mei 2016 18:34

PAL Ekspor Perdana Kapal Perang Mutakhir, Ini Spesifikasinya

Hery Lazuardi
(PAL Indonesia)

SURABAYA - PT PAL Indonesia (Persero) pada 18 Januari 2015 meluncurkan kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) pesanan Kementerian Pertahanan RI dan kapal StrategicSealift Vessel (SSV) pesanan Kementerian Pertahanan Filipina.

Peluncuran ini membuktikan galangan kapal nasional mampu membangun dan mengekspor kapal berteknologi tinggi.

PKR merupakan kapal perang canggih kelas frigate yang dibangun PAL Indonesia bekerja sama dengan DSNS Belanda melalui alih teknologi. Adapun kapal SSV merupakan hasil karya mandiri anak bangsa, sekaligus menjadi kapal perang pertama yang diekspor Indonesia.

PKR melaksanakan pemotongan pelat pertama (first steel cutting) pada 15 Januari 2014, peletakan lunas (keel laying) pada 16 April 2014, dan diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan RI pada Januari 2017.

Kapal PKR memiliki panjang 105,11 meter, lebar 14,2 meter, kecepatan 28 knot. Kapal ini dapat berlayar sampai 5.000 nm pada 14 knot dan ketahanan berlayar 20 hari.

Pembangunan PKR menggunakan pendekatan modular yang terdiri dari 6 modul. Empat modul dibangun di galangan PAL, dan 2 modul lainnya dibangun dan diuji sepenuhnya di galangan Damen, Vlissingen-Belanda, yang kemudian diintegrasikan keseluruhannya di PAL.

Pendekatan modular tersebut memungkinkan fleksibilitas yang lebih besar, lebih hemat biaya dan memungkinkan untuk membangun kapal di berbagai lokasi di seluruh dunia.

Adapun SSV yang merupakan hasil karya mandiri anak bangsa, sekaligus menjadi kapal perang pertama yang diekspor Indonesia. Kapal ini melaksanakan first steel cutting pada 22 Januari 2015 dan keel laying pada 5 Juni 2015.

Setelah peluncuran, SSV pesanan pertama ini akan melalui proses finishing, pengujian hingga sea trial, sebelum diserahterimakan kepada Kementerian Pertahanan Filipina pada 8 Mei 2016.

SSV merupakan pengembangan dari kapal pengangkut jenis Landing Platform Dock (LPD) yang didesain dengan panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, kecepatan maksimal 16 knot dengan ketahanan berlayar 30 hari.

Pengembangan kapal ini bekerja sama dengan galangan DSME-Korea yang juga melalui transfer teknologi dengan memenangkan tender internasional pembangunan SSV.

Selain peluncuran kapal PKR dan SSV, juga dilakukan upacara keel laying untuk kapal SSV kedua dan pemberian nama untuk kapal SSV pertama oleh Menteri Pertahanan Filipina.

Spesifikasi Umum PKR

Length Overall : 105,11 m
Breadth : 14,02 m
Design Draught : 3.7 m
Displacement : 2365 tones
Range : 5000 nm @ 14 knots
Complement : 100 + 20 pax
Speed (trial) : 28 knots
Class : Lloyd Register

Spesifikasi Umum SSV
Length Over All : 123,0 m
Breadth : 21,8 m
Draft : 5,0 m
Displacement : 7200 ton
Range : 9360 nm
Max person on board : 621 persons
Max speed : 16 knots
Class : Lloyd Register (hlz/hlz)


Komentar