Kamis, 14 November 2019 | 18:23 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Senin, 16 Mei 2016 09:07

18 Pelabuhan Laut di Sulawesi Diresmikan

Hery Lazuardi
(Kemenhub)

TOJO UNA-UNA - Sebanyak 18 pelabuhan laut di Sulawesi yang telah selesai pembangunannya pada 2015 diresmikan secara bersamaan pada Minggu (15/5/2016).

Peresmian dilakukan secara simbolik oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo di Pelabuhan Laut Mantangisi, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.

Ke-18 pelabuhan laut itu, yakni 4 pelabuhan di Sulawesi Tengah, 5 pelabuhan di Sulawesi Utara, 3 pelabuhan di Sulawesi Tenggara, 2 pelabuhan di Sulawesi Barat, 3 pelabuhan di Sulawesi Selatan, dan 1 pelabuhan di Gorontalo.

Empat pelabuhan di Sulawesi Tengah yang telah selesai dikembangkan, yaitu Pelabuhan Mantangisi, Pelabuhan Una-Una, Pelabuhan Bungku dan Pelabuhan Moutong.

Mantangisi merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Ampana Tete, yang ditetapkan sebagai salah satu kawasan pengembangan industri di Kabupaten Tojo Una-Una.

Untuk menunjang pengembangan kawasan industri itu, dikembangkan Pelabuhan Mantangisi yang ditetapkan hierarkinya sebagai pelabuhan pengumpan.

Begitu pula pelabuhan lainnya seperti Pelabuhan Una-Una, Pelabuhan Bungku dan Pelabuhan Moutong, yang diharapkan menunjang pengembangan kawasan industri tersebut.

Adapun pelabuhan laut di Sulawesi Utara yang diresmikan, yaitu Pelabuhan Torosik, Pelabuhan Tanjung Sidupa, Pelabuhan Makalehi yang merupakan pelabuhan pengumpan regional, serta Pelabuhan Laut Para dan Pelabuhan Laut Melonguane sebagai pelabuhan pengumpan lokal.

Peresmian kelima pelabuhan itu diharapkan meningkatkan aksesibiltas dan konektivitas serta meningkatkan perekonomian di Sulawesi Utara.

Selanjutnya, di Sulawesi Tenggara ada 3 pelabuhan yang selesai dibangun, yaitu Pelabuhan Banabungi, Pelabuhan Wamengkoli, dan Pelabuhan Langara.

Sementara itu, di Sulawesi Barat terdapat 2 pelabuhan yang selesai dibangun yaitu Pelabuhan Budong-Budong dan Pelabuhan Pasang Kayu.

Di Sulawesi Selatan juga dibangun 3 pelabuhan, yaitu Pelabuhan Balanglompo, Pelabuhan Sapuka, dan Pelabuhan Maccini Baji, serta 1 pelabuhan di Gorontalo yaitu Pelabuhan Bumbulan.


Sekjen Sugihardjo mengatakan, dari 18 pelabuhan laut yang diresmikan itu, Mantangisi merupakan pelabuhan terbesar yang dapat disandari kapal berbobot 3.000 DWT, selain Pelabuhan Banabungi di Sulawesi Tenggara.

"Pembangunan masa depan di kawasan timur Indonesia, bukan lagi di kawasan barat. Ini dapat dilihat dari pembangunan 91 pelabuhan, 80 di antaranya dipusatkan di KTI dan sisanya di barat," ucap Sugiharjo.

Dia mengatakan pembangunan infrastruktur itu diharapkan memberikan efek ganda, tidak hanya memfasilitasi keterhubungan antar wilayah menjadi lebih efektif dan efisien, meningkatkan mobilisasi arus manusia dan barang di seluruh penjuru tanah air, tetapi juga menggerakkan pertumbuhan ekonomi secara merata di semua wailayah.

"Pembangunan pelabuhan ini juga sejalan dengan program Nawa Cita, yang tidak lagi memusatkan pembangunan di Pulau Jawa, tetapi memprioritaskan pembangunan mulai dari kawasan pinggiran, daerah terluar, terdalam, terisolir, rawan bencana, dan mempunyai potensi ekonomi yang tinggi," seperti dikutip dephub.go.id. (hlz/adm)


Komentar