Rabu, 12 Desember 2018 | 05:00 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Jasa Ekspres & Pos
Kamis, 26 Mei 2016 18:23

PT Pos Gandeng Garuda Layani Kiriman Kargo Khusus

Translog Today

JAKARTA - PT Pos Indonesia menggandeng Garuda Indonesia untuk pengangkutan kiriman kargo khusus katagori barang berbahaya dan barang berharga pada rute domestik dan internasional.

Perjanjian kerja sama kedua BUMN itu ditandatangani oleh Direktur Kargo PT Garuda Indonesia Tbk Sigit Muhartono serta Direktur Surat dan Paket PT Pos Indonesia Agus Handoyo di Jakarta, Rabu (25/5/2016).

"Sinergi Garuda dan PT Pos diharapkan memperkuat posisi perusahaan di bidang masing-masing sehingga mendorong pengembangan bisnis, sekaligus berkontribusi positif kepada negara", kata Sigit.

Dia mengatakan Garuda memiliki prosedur penanganan khusus yang mengacu pada izin, syarat dan standar yang telah ditentukan oleh IATA (International Air Transport Association), ICAO (International Civil Aviation Organization), Kementerian Perhubungan, dan peraturan internal perseroan.

Agus menambahkan kerja sama dengan Garuda akan mendukung bisnis kargo khusus PT Pos yang membutuhkan keamanan dan ketepatan waktu. Garuda juga memberikan harga khusus untuk pengiriman kargo khusus tersebut.

"Kerja sama ini dapat memperkuat sinergi antara Garuda dan PT Pos yang sudah terjalin baik selama ini, dan diharapkan tidak terbatas pada kerja sama pengangkutan kiriman pos udara dan general cargo lainnya," ujarnya.

Pengiriman kargo khusus melalui PT Pos ditandai dengan pemasangan penanda berupa logo Garuda Indonesia Cargo oleh PT Pos Indonesia di setiap Gerai Pos yang dapat melayani kiriman kargo khusus kategori barang berbahaya (Dangerous Goods) dan barang berharga (Valuable Goods).

Kiriman kargo khusus adalah barang-barang yang memerlukan penanganan secara khusus. Valuable Goods dapat diartikan dengan barang bernilai tinggi atau barang berharga, seperti emas, intan, berlian, cek, dan sebagainya.

Adapun Dangerous Goods dapat diartikan bahan atau zat yang berpotensi dapat membahayakan secara nyata terhadap kesehatan, keselamatan atau harta milik apabila diangkut dengan pesawat udara.

Bahaya yang ditimbulkan akan berakibat pada keselamatan, seperti aerosol, alkohol, parfum, baterai, dan sebagainya. (hlz/hlz)


Komentar