Jumat, 24 Mei 2019 | 21:46 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Kamis, 02 Juni 2016 15:18

Kemenhub Peroleh Opini WTP Ketiga Kali dari BPK

Translog Today
(Kemenhub)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan memperoleh hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) tahun 2015 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan.

Ini adalah kali ketiga Kemenhub memperoleh capaian tersebut.Hasil pemeriksaan atas LKKL 2015 itu diserahkan oleh Anggota I BPK Agung Firman Sampurna kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Pusdiklat BPK, Kamis (2/6/2016).

Selain Kemenhub, terdapat 18 kementerian/lembaga lain yang juga memperoleh opini WTP.

Jonan menyampaikan apresiasinya kepada tim Auditor Keuangan Negara I BPK yang telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Kemenhub Tahun 2015 sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.

Opini WTP, lanjut Jonan, adalah sesuatu yang penting dan merupakan pedoman Kemenhub untuk melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan negara. "Namun yang lebih penting lagi adalah tindak lanjut dari hasil pemeriksaan tersebut", ujarnya dalam siaran pers.

Tindak lanjut itu terkait dengan beberapa permasalahan yang masih harus diselesaikan, di antaranya yaitu penatausahaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), penatausahaan persediaan, Aset Tetap, dan Aset Tak Berwujud.

Selain itu terdapat temuan yaitu kelebihan pembayaran, pemanfaatan aset, dan denda yang belum dikenakan.

Inspektur Jenderal Kemenhub Chris Kuntadi menyontohkan, pada kasus kelebihan pembayaran yang menjadi temuan BPK, Kemenhub akan meminta penyedia jasa yang bersangkutan untuk membayar kembali kelebihan itu pada negara.

"Kami akan beri waktu pada rekanan untuk membayar kembali, bila tidak dilaksanakan maka perusahaannya akan di-blacklist", terang Chris.

Chris menambahkan,2015 merupakan tahun pertama penerapan sistem akuntansi berbasis akrual dari sebelumnya berbasis kas.

"Dulu cash masuk baru tercatat, sekarang ini asal transaksi sudah terjadi, itu langsung tercatat. Ini butuh effort besar dari SDM maupun sistem sehingga perolehan WTP ini sangat menggembirakan", ungkap Chris.

Kemenhub akan berupaya untuk menyelesaikan seluruh permasalahan dan temuan BPK dengan mengoptimalkan peningkatan kualitas laporan keuangan dan upaya pencegahan terjadinya penyimpangan.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola regulasi, sesuai dengan fokus kerja dari Kemenhub. (hlz/hlz)


Komentar