Kamis, 22 Agustus 2019 | 18:06 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Senin, 06 Juni 2016 18:36

Mudik Lebaran 2016: Kemenhub Periksa Seluruh Angkutan Umum

Translog Today
(Kemenhub)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menginstruksikan jajarannya melakukan pemeriksaan (ramp check) sarana transportasi umum secara menyeluruh, baik bus, kereta api, kapal laut, maupun pesawat udara menjelang mudik Lebaran 2016.

Pada tahun sebelumnya, ramp check atau pemeriksaan armada angkutan umum hanya dilakukan secara sampling atau acak di lokasi-lokasi tertentu.

Dengan ramp check secara menyeluruh, kondisi sarana transportasi diharapkan benar-benar dalam kondisi laik jalan dan siap melayani pemudik dengan selamat dan aman.

Tahun ini, Kemenhub harus melakukan pemeriksaaan sekitar 1.400 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta 1.100 kapal penumpang penyeberangan dan kapal pelayaran antarpulau.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap 516 pesawat udara, 300 lokomotif dan lebih dari 1.000 kereta penumpang yang akan beroperasi pada Angkutan Lebaran 2016.

Seluruh armada tersebut akan dilakukan pemeriksaan pada 6-24 Juni. Khusus moda laut, pemeriksaan harus sudah selesai sebelum 18 Juni karena angkutan Lebaran via laut sudah dimulai pada H-18 (18 Juni 2016).

Setiap pemeriksan akan dicatat, termasuk memberikan catatan perbaikan kepada operator angkutan umum untuk segera ditindaklanjuti.

"Pemeriksaan dilakukan hingga 24 Juni, agar jika ada catatan sewaktu pemeriksaan masih ada waktu untuk dilakukan perbaikan. Jika tidak selesai diperbaiki sebelum masa mudik, maka armadanya dilarang beroperasi," tegas Kepala Biro Komunikasi Publik Hemi Pamuraharjo, Senin (6/62016).

Beberapa lokasi yang akan dilakukan ramp check, yaitu di terminal tipe A seperti Terminal Kampung Rambutan, Kalideres, Stasiun KA seperti St. Pasar Senen dan Gambir. Di pelabuhan seperti di Tanjung Priok dan bandara seperti di Soekarno-Hatta Cengkareng dan Halim Perdanakusuma Jakarta.

"Pemeriksaan dilakukan demi penyelengaraan Angkutan Lebaran yang zero accident, sesuai dengan salah satu fokus kerja Kemenhub yaitu untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar