Jumat, 24 Mei 2019 | 22:50 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Jumat, 17 Juni 2016 22:59

Angkutan Lebaran Tak Penuhi Syarat Hingga 24 Juni Dilarang Beroperasi

Editor
(Kemenhub)

BANYUWANGI -

Angkutan umum yang digunakan untuk angkutan Lebaran akan dilarang beroperasi jika sampai dengan 24 Juni 2016 tidak juga memenuhi persyaratan kelaikan.

Hal tersebut mengacu kepada hasil ramp check Kemenhub terhadap angkutan umum semua moda secara menyeluruh sejak awal Juni hingga 24 Juni 2016.

"Mestinya bisa diperbaiki, kan waktunya cukup. Tapi kalau sampai 24 Juni tidak diperbaiki, ya tidak boleh beroperasi," kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat meninjau kesiapan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi (16/6/2016).

Dia mengatakan sarana transportasi yang digunakan untuk angkutan Lebaran telah disiapkan 2-3 bulan sebelum masa mudik. "Jadi sebenarnya sudah siap, mestinya nggak ada masalah," ujarnya.

Untuk angkutan Lebaran tahun ini, Kemenhub melakukan ramp check semua moda transportasi secara menyeluruh untuk mewujudkan zero accident pada masa mudik Lebaran.

"Untuk bus AKAP itu ada kira-kira 45.000, sekarang lagi diperiksa semua. Kalau kapal laut kira-kira 1.200 lagi diperiksa juga, kereta api 447 lokomotif dan 1.600 kereta, dan pesawat udara ada 529 yang semuanya juga sedang diperiksa," ungkap Jonan.

Mengenai kesiapan sarana dan prasarana Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Menhub menilai sudah lebih bagus dibandingkan dengan tahun lalu.

"Kalau prasarana pelabuhan sudah bagus. Kalau dibandingkan tahun lalu, menurut saya bagusan yang sekarang, lebih rapih. Tinggal kapalnya diperbaikin nggak, di-lassing atau tidak kendaraan yang diangkut," ujarnya.

Setelah dari Banyuwangi, Menhub melanjutkan peninjauan kesiapan angkutan Lebaran ke Banjarmasin, Balikpapan, Batam dan Lampung. (hlz/hlz)


Komentar