Jumat, 19 Juli 2019 | 06:35 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Regional
Jumat, 01 Juli 2016 04:41

7 Hal yang Harus Dihindari Petugas Pelayanan Publik saat Libur Panjang

Translog Today

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi mengimbau segenap jajaran aparatur negara, baik pegawai negeri sipil mapun anggota TNI/Polri untuk tidak mengambl cuti tahunan setelah libur panjang Idul Fitri 2016.

Dia mengingatkan kembali agar segenap aparatur negara senantiasa konsisten menjaga marwahnya sebagai pelayan rakyat, bukan sebagai priyayi.

Imbauan itu agar pelayanan publik tidak terhambat, seperti pelayanan SIM, STNK, BPKB, paspor, pajak, berbagai perizinan, akta kelahiran, tanda penduduk, kartu keluarga, dan pelayanan penerbitan sertifikat dan sebagainya," kata Menteri Yuddy.

Bagaimana memberikan pelayanan publik yang paripurna selama masa liburan panjang? Pakar SDM profesional Ivan Taufiza menyebutkan tujuh hal yang harus dihindari oleh setiap aparatur negara yang bertugas dalam bidang pelayanan publik selama liburan panjang:

1. Jangan biarkan masyarakat memasuki tempat pelayanan tanpa disambut dengan salam hangat yang bersahabat.

2. Jangan pernah mengatakan kata negatif seperti "terlambat," "mati," dan "macet" dst

3. Jangan pakai pakaian kerja yang sudah lusuh dan kotor.

4. Jangan duduk atau berdiri di depan ruangan kerja dengan penampilan yang membosankan.

5. Jangan melakukan percakapan pribadi atau bergosip dengan petugas lain, makan atau minum di depan masyarakat yang sedang dilayani

6. Jangan menyalahkan atasan, cuaca, supplier, dst untuk sesuatu yang tidak beres.

7. Jangan bersembunyi di balik meja atau ruangan kerja. Masyarakat tidak harus mendatangi, tetapi aparat yang harus melayani masyarakat.

Hakikatnya seorang aparatur negara harus menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi, kelompok, dan organisasinya.

"Semoga masa liburan panjang Idul Fitri tahun 2016 ini menjadi sebuah titik balik dari bangkitnya semangat dan etika pengabdian pelayanan publik kepada seluruh lapisan masyarakat," kata Ivan. (hlz/hlz)


Komentar