Minggu, 17 Januari 2021 | 07:47 WIB

Visit our social media :
Home / Corporation / Corporate Action
Selasa, 12 Juli 2016 17:32

Pemerintah Setujui Rencana Rights Issue 4 BUMN

Editor

JAKARTA - Pemerintah menyetujui rencana rights issue empat BUMN, yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Seluruh hasil penjualan saham baru ini akan digunakan untuk membiayai proyek bisnis masing-masing perusahaan milik negara itu. Rencana rights issue merupakan bagian dari program privatisasi Kementerian BUMN 2016 untuk memperkuat permodalan BUMN.

"Ini momen yang paling tepat bagi BUMN melakukan rights issue.Perlu dibuat rencana yang matang untuk menyambut program tax amnesty karena akan ada dana besar yang masuk. Permintaan surat-surat berharga dalam waktu 6 bulan ini akan melonjak. Harganya pun pasti bagus. Dan menurut saya, yang paling siap adalah BUMN," kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dalam Rapat Koordinasi Komite Privatisasi, Selasa (12/7/2016).

Rakor tersebut dihadiri oleh anggota Komite Privatisasi yakni Menteri BUMN Rini M Soemarno, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljo, dan Menteri Perindustrian saleh Husin.

Selain itu, Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo, Dirut Jasa Marga Adityawarman, Dirut Krakatau Steel Sukandar, dan Dirut Pembangunan Perumahan Tumiyono.

Selain rights issue melalui mekanisme Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD), keempat BUMN itu juga akan mendapat tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk memperkuat struktur permodalan.

Penambahan modal akan digunakan untuk mendukung pembiayaan berbagai proyek infrastruktur prioritas pemerintah, antara lain pembangunan jalan tol, pembangkit listrik, water treatment plant, pelabuhan, apartemen menengah dan kawasan industri. (ekon) (hlz/hlz)


Komentar