Minggu, 20 Oktober 2019 | 23:49 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Teknologi
Selasa, 12 Juli 2016 13:28

Garuda Indonesia Dorong Kerja Sama GMF dan Rolls-Royce

Editor
(Garuda Indonesia)

DERBY, Inggris - Garuda Indonesia Group mendorong percepatan program kerja sama perawatan komponen mesin pesawat dan pelatihan bagi tenaga ahli Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) dengan Rolls-Royce.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) M. Arif Wibowo mengungkapkan hal itu saat bertemu dengan pimpinan Rolls-Royce, di antaranya Kepala Pendidikan dan Pelatihan Internasional Rolls-Royce David Ashwort dan Presiden Rolls-Royce Indonesia Adrian Short di kantor pusatnya di Derby, Inggris, Senin (11/7/2016).

Dalam pertemuan itu, Arif didampingi Direktur Utama GMF Juliandra dan GM Garuda Indonesia London Jubi Prasetyo.

Pada 19 April 2016, Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Joko Widodo menyaksikan penandatanganan kerja sama antara GMF dengan Airbus dan Rolls-Royce yang dilakukan oleh Dirut Garuda Indonesia Arif Wibowo dan Dirut Rolls-Royce Civil Aerospace Erik Schulz.

Kerja sama itu mencakup restrukturisasi armada pesawat dan program pengembangan kapasitas personel Garuda Indonesia.

Selain bertemu dengan pimpinan Rolls-Royce, rombongan Garuda Indonesia Group ke London juga untuk menghadiri pameran dirgantara Farnborough (Farnborough Air Show) guna menyaksikan perkembangan terbaru industri penerbangan global.

Arif mengatakan, pihaknya mengharapkan agar tindak lanjut kerja sama tersebut dipercepat dan bisa terlaksana pada pertengahan 2016.

Program yang bisa segara dilaksanakan adalah pelatihan bagi teknisi ahli khusus mesin-mesin pesawat buatan Rolls-Royce, pelatihan kepemimpinan, dan join business case development.

"Realisasi kerja sama ini menjadi penting mengingat perkembangan industri penerbangan di Asia Pasifik yang terus tumbuh signifikan. Sebagai bagian dari pengembangan strategi bisnis dan perluasan jaringan, Garuda Indonesia perlu meningkatkan kapasitasnya guna menangkap peluang yang ada," kata Arif.

Percepatan realisasi kerja sama itu, lanjutnya, juga membuka peluang bagi GMF untuk mampu melayani perawatan dan perbaikan pesawat dan mesin pesawat di kawasan tersebut.

Juliandra mengatakan kerja sama pengembangan kapasitas perbaikan dan perawatan komponen mesin pesawat, khususnya mesin tipe Trent 700 yang digunakan armada Garuda A330, merupakan tindak lanjut dari perjanjian antara Garuda dan Rolls-Royce dalam rangka pengembangan dan pembaharuan armada Airbus A330.

"Jumlah armada yang bertambah menjadikan volume bisnis perawatan komponen mesin Trent semakin layak untuk dikembangkan di GMF. Kemampuan perawatan mesin di GMF, khususnya tipe Trent, akan semakin meningkat karena volume bisnis juga akan tumbuh," ujarnya.

Garuda dan GMF mengharapkan Rolls-Royce membantu mempercepat pembangunan kapabilitas dan kapasitas perawatan komponen engine di GMF, baik dari sisi SDM maupun alih teknologinya. Garuda dan GMF menargetkan kemampuan ini bisa selesai dan tersedia sebelum pertengahan 2017.

David Ashworth, Kepala Pedidikan dan Pelatihan Internasional Rolls-Royce menyambut baik rencana kerja sama Garuda Indonesia dan Rolls-Royce dalam program pengembangan sumber daya manusia yang perlu ditindaklanjuti dengan pertemuan di tingkat teknis sesuai kebutuhan yang diperlukan. (hlz/hlz)


Komentar