Sabtu, 18 Agustus 2018 | 07:28 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Supply Chain
Kamis, 04 Agustus 2016 16:29

Pejabat Pemerintah Dibekali Pengetahuan Bidang Logistik

Translog Today
(ekon.go.id)

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan program Urban Logistics and Land Transportation Management for Leaders and Specialist guna meningkatkan kapabilitas pejabat pemerintahan, BUMN/BUMD, dan peneliti senior di perguruan tinggi.

"Logistik nasional yang efisien pasti berperan penting dalam meningkatkan daya saing perdagangan dan ekonomi bangsa," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Dia mengungkapkan hal itu saat meresmikan program hasil kerja sama Kemenko Perekonomian dengan The Logistics Institute-Asia Pacific, National University of Singapore (TLI-NUS).

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Eksekutif TLI-NUS Robert de Souza, Ketua Temasek Foundation Goh Geok Khim, dan Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar.

Sejalan dengan program pengembangan Sistem Logistik Nasional, program diarahkan untuk mengembangkan sumber daya manusia di bidang logistik dan supply chain management.

"Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2012, peningkatkan kunci dari penggerak sistem logistik nasional salah satunya adalah peningkatan SDM," kata Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Edy Putra Irawady.

Menurut Menko Perekonomian, logistik perkotaan menjadi salah satu persoalan nasional yang perlu terus ditangani dengan baik.

"Persoalan utama kita bukan di rantai distribusi, tetapi di logistik. Kita harus bisa melahirkan dan membangun logistik yang efisien sehingga bisa menaikkan penerimaan petani tanpa menaikkan harga di tingkat konsumen," jelasnya.

Program yang didanai sepenuhnya oleh Temasek Foundation Singapura ini dijadwalkan berlangsung selama 30 bulan mulai dari April 2016 hingga kuartal III/2018.

Nantinya, kapabilitas pejabat pemerintah dan peneliti dikembangkan dengan mengadakan Workshop Urban Transport Management Framework, Study Visit ke Singapura, Review dan Cascading.

Study Visit ke Singapura diperlukan untuk mempelajari kebijakan dan best practices Pemerintah Singapura dalam menyusun strategi dan blueprint pengembangan logistik dan transportasi perkotaan.

Adapun, Review dan Cascading akan fokus pada global view urban transport management for education, showcase of training capabilities/tools, dan sharing outcome dari program.

Selain itu, akan diadakan Pelatihan Master Trainers. 20 peserta terpilih dari pemerintah, BUMN/BUMD dan perguruan tinggi akan dibekali Training Pengembangan Desain, Pengembangan Kasus dan Permainan (Game), serta Penilaian Efektivitas workshop ULTMF.

Sebelum peresmian program ini, telah diselenggarakan pelatihan bertajuk Urban Logistics and Transport Management Framework (ULTMF) selama 3 hari berturut-turut (1-3 Agustus 2016) di Jakarta.

Pelatihan tersebut dihadiri pejabat eselon III dari K/L pusat, BUMN, dan peneliti senior dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia.(ekon.go.id) (hlz/hlz)


Komentar