Kamis, 22 November 2018 | 17:18 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Maritim
Selasa, 09 Agustus 2016 20:27

Pangkas Biaya Logistik, Jalur Pelayaran Timur Sumatera Ditata Ulang

Translog Today
(repro)

JAKARTA - Pemerintah akan menata ulang jalur pelayaran di wilayah timur Pulau Sumatera guna memangkas jarak tempuh kapal dan menekan biaya logistik.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritim Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan rencana penataan jalur pelayaran dari Dumai (Riau) ke Jakarta itu membutuhkan kajian lebih lanjut..

Menurut dia, kajian mengenai rencana tersebut sebenarnya telah, tetapi kini dihidupkan kembali sejalan dengan penerapan Program Tol Laut.

"Nanti akan ada pelabuhan-pelabuhan laut lagi di wilayah itu untuk membawa barang sehingga biaya [logistik] menjadi lebih rendah," katanya seusai rapat tentang jalur pelayaran timur Sumatera, Selasa (9/8/2016).

Kapal yang akan melewati jalur tersebut, lanjut Luhut, juga masih akan dikaji karena kedalamannya hanya sekitar 5 meter.

Dia mengatakan diperlukan pengerukan di beberapa tempat agar jalur tersebut bisa dilalui kapal. "Kapalnya nanti akan diteliti. Nanti 22 Agustus kami akan coba lebih detail kapal apa yang sesuai," ujarnya.

Apabila wilayah pesisir pantai wilayah itu bisa dilewati kapal, biaya pelayaran akan lebih murah dibandingkan dengan angkutan darat, sebab jaraknya berkurang dari 751 mil laut menjadi hampir kurang dari 600 mil laut. (hlz/hlz)


Komentar