Selasa, 19 November 2019 | 01:49 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Land Transport
Minggu, 14 Agustus 2016 21:07

Pertamina Turunkan Harga Pertamax di Luar Jawa

Translog Today

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak umum jenis Pertamax pada kisaran Rp200-Rp300 per liter di luar Jawa. Perubahan harga terhitung mulai 15 Agustus 2016 pukul 00.00 WIB.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan perubahan harga itu merupakan aksi korporasi menyikapi fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Lebih spesial lagi, tuturnya, penurunan harga tersebut akan dirasakan manfaatnya oleh warga negara di luar Pulau Jawa menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-71 tahun ini.

"Ini merupakan bagian dari agenda perusahaan untuk menjangkau lebih banyak lagi konsumen di luar Jawa yang masih memiliki potensi yang cukup besar untuk migrasi ke Pertamax," ungkap Wianda dalam siaran pers,Minggu (14/8/2016).

Pertamina menurunkan harga Pertamax di Nangroe Aceh Darussalam sebesar Rp200 per liter, dari Rp7.900 per liter menjadi Rp7.700 per liter.

Adapun di wilayah Papua Barat, harga Pertamax ditetapkan Rp10.350 per liter dari sebelumnya Rp10.650 per liter.

Untuk Kalimantan Timur, Tengah, dan Selatan, Pertamax ditetapkan Rp7.500 per liter, dari sebelumnya Rp7.700 per liter.

Konsumen di Sulawesi Selatan bisa membeli Pertamax seharga Rp7.900 atau turun Rp300 per liter dari sebelumnya Rp8.200 per liter.

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi, kata Wianda, Pertamina akan secara ketat memantau ketersediaan stok BBM tersebut di tingkat SPBU.

"Pertamina akan terus mengupayakan untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan tidak akan ada kekosongan produk di SPBU," ujarnya. (hlz/hlz)


Komentar