Rabu, 20 November 2019 | 17:21 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Senin, 15 Agustus 2016 23:03

Terminal 3 Banyak Masalah, AP II Terapkan Kebijakan Khusus

Editor

TANGERANG - PT Angkasa Pura II (Persero) memberlakukan sejumlah kebijakan strategis guna mendukung kelancaran operasional Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng.

Kebijakan baru tersebut di antaranya menetapkan area parkir pesawat Terminal 3 dikhususkan untuk pesawat Garuda Indonesia sehingga mempercepat, mempermudah, dan memperlancar operasional penerbangan maskapai tersebut.

Selain itu, guna mendukung on time performance (OTP) Garuda, seluruh proses keberangkatan dan kedatangan penumpang dipastikan melalui garbarata atau aviobridge dari terminal ke pesawat maupun sebaliknya.

Saat ini telah dibuka 7 gate untuk keberangkatan dan kedatangan atau lebih banyak 2 gate dibandingkan dengan saat Terminal 3 beroperasi pada hari pertama.

Plt. Presiden Direktur AP II Djoko Murjatmodjo mengatakan area parkir pesawat khusus Garuda dan tambahan gate yang menggunakan garbarata akan memperlancar serta mempercepat operasional penerbangan sehingga OTP terjaga.

"Kami berharap hal ini akan meningkatkan pelayanan kepada seluruh penumpang pesawat," katanya dalam keterangan resmi, Senin (15/8/2016).

Terkait dengan pelayanan penumpang di sisi darat, AP II memutuskan untuk membebaskan biaya parkir kendaraan bermotor hingga waktu yang belum ditentukan.

Hal ini merupakan salah satu rencana kontingensi untuk mengurai kepadatan di jalur kendaraan di area kedatangan.

"Semua kendaraan pribadi yang mau menjemput diharapkan masuk ke gedung parkir, dan penumpang yang dijemput kendaraan pribadi langsung kami arahkan ke gedung parkir. Jalur kendaraan bermotor di area kedatangan hanya untuk taksi dan transportasi publik lainnya," jelas Djoko.

Saat ini sudah dibuka 80% tenant makanan dan minuman di Terminal 3 untuk penerbangan domestik. Dia mengatakan AP II setiap hari melakukan evaluasi Terminal 3 agar operasional semakin baik.
(hlz/hlz)


Komentar