Sabtu, 16 November 2019 | 08:12 WIB

Visit our social media :
Home / Logistic / Industry
Kamis, 18 Agustus 2016 19:26

Biaya Logistik Indonesia Tinggi, Ini Saran Bank Dunia ke Pemerintah

Translog Today

JAKARTA - Biaya logistik di Indonesia rata-rata membutuhkan 25% dari hasil penjualan produk manufaktur. Kondisi ini berpengaruh buruk terhadap daya saing industri nasional.

Angka tersebut, menurut Bank Dunia, lebih tinggi dibandingkan dengan biaya logistik di Thailand sekitar 15%, ataupun di Malaysia dan Vietnam yang hanya 13%.

Menurut Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop, tingginya biaya logistik sektor manufaktur itu merefleksikan beberapa hal, antara lain pembatasan perdagangan, prosedur izin, dan kesenjangan infrastruktur.

"Masalah itu memberikan pengaruh yang tidak menguntungkan bagi biaya logistik," katanya dalam acara pembahasan tantangan dan peluang Indonesia dalam membangun kembali sektor manufaktur, Kamis (18/8/2016).

Diop mengatakan pengoperasian pelabuhan yang tidak efisien dan masih adanya hambatan di pintu masuk sektor logistik turut memperburuk daya saing sektor manufaktur.

Bank Dunia menilai ada beberapa langkah reformasi yang perlu diambil oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan efisiensi logistik, sekaligus menurunkan biayanya.

Pertama, membenahi struktur komando pemerintah dalam pengaturan prioritas investasi sektor manufaktur di pelabuhan dan konektivitasnya ke daerah pedalaman.

"Kesenjangan diatasi melalui investasi pelabuhan baru, meningkatkan kinerja pelabuhan yang sudah ada, dan membenahi jalan," katanya.

Bank Dunia juga menyarankan pengurangan pemeriksaan prapengiriman dengan menerapkan rezim persetujuan impor berbasis risiko.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menargetkan pembenahan enam aspek utama dalam membangun sistem logistik nasional.

Keenam aspek itu yakni perbaikan rantai pasok komoditas utama, infrastruktur transportasi logistik, penyediaan pelaku logistik, pengembangan sumber daya manusia, penerapan teknologi, dan harmonisasi regulasi. (hlz/hlz)


Komentar