Senin, 10 Desember 2018 | 15:39 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Regional
Senin, 26 September 2016 19:10

BP Batam Tolak Rencana Menhub Ambilalih Batuampar dan Hang Nadim

Editor
Bandara Hang Nadim Batam

BATAM - Badan Pengusahaan Batam menolak rencana Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk menyerahkan pengelolaan Pelabuhan Batuampar dan Bandara Hang Nadim kepada BUMN.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono menegaskan bandara dan pelabuhan di Batam merupakan aset BP Batam sehingga harus dikelola oleh BP Batam.

Menhub sebelumnya mengungkapkan keinginannya agar pengelolaan Bandara Hang Nadim dan beberapa bandara UPT Dirjen Perhubungan Udara lain yang jumlah penumpangnya di atas 1 juta per tahun diserahkan kepada PT Angkasa Pura (Persero).

Demikian juga dengan Pelabuhan Batuampar dan sejumlah pelabuhan lain yang berstatus UPT Dirjen Perhubungan Laut akan diambilalih oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Menurut Purnomo, pernyataan Menhub itu karena belum mengetahui secara pasti status pelabuhan dan bandara di Batam yang berbeda dari daerah lain.

"Untuk UPT pelabuhan atau bandara lain bolehlah Menhub menyampaikan seperti itu. Tapi untuk pelabuhan dan bandara Batam tidak tepat," ujarnya, Senin (26/9).

Dia mengatakan BP Batam bersama Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menhub pada Jumat (23/9) baru saja menggelar rapat mengenai rencana menjadikan Bandara Hang Nadim sebagai Aeromarinepolis.

"Rapat dipimpin langsung oleh Menko Maritim. Di situ ada Menhub juga. Intinya, Hang Nadim dan Batuampar tetap dikelola BP Batam," tegas Purnomo.

Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro belum lama ini melantik pejabat baru yang akan mengelola Hang Nadim setelah berstatus Badan Usaha Banda Udara (BUBU) berdasarkan PP No.65 Tahun 2014.

Dia juga berharap pemerintah pusat segera mengeluarkan PP untuk pengelolaan Pelabuhan Batuampar. (hlz/hlz)


Komentar