Minggu, 20 Oktober 2019 | 23:58 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Teknologi
Jumat, 28 Oktober 2016 06:36

Airbus Group Boyong Teknologi Tempur Mutakhir ke IndoDefence 2016

Translog Today
Jet tempur Eurofighter unjuk gigi di IndoDefence 2016

JAKARTA - Airbus Group akan berpartisipasi dalam IndoDefence 2016 dengan menampilkan berbagai produk, kapabilitas, serta solusi untuk pasar pertahanan dan luar angkasa di Indonesia. IndoDefence 2016 akan digelar di JIExpo Kemayoran Jakarta pada 2-5 November .

Stand Airbus Group yang menempati lokasi di Hall D akan menampilkan model pesawat angkut generasi terbaru A400M, pesawat angkut dan intai C295, helikopter H225 Super Puma, serta pesawat tempur multi-role/swing-role Eurofighter.

Kepada pengunjung pameran, Airbus Defence and Space akan memberikan informasi mengenai A400M yang kini telah beroperasi di lima negara dan merupakan pesawat ideal untuk misi kemanusiaan dan transportasi kargo.

Pesawat turboprop C295 juga akan menjadi sorotan, dengan biaya siklus hidup (life-cycle cost) yang diklaim terbaik di kelasnya. Tak ketinggalan Eurofighter Typhoon, pesawat tempur yang mampu melaksanakan bebagai misi, baik air-to-air maupun air-to-surface.

Pengunjung juga dapat mengetahui lebih jauh tentang satelit komunikasi terproteksi seperti E3000. Teknologi Airbus ini telah menjadi pilihan para pelanggan niaga maupun institusi negara dari seluruh dunia, termasuk Kementerian Pertahanan Indonesia, untuk mengkomunikasikan berbagai informasi yang krusial.

Sementara itu, Airbus Helicopters akan menampilkan video yang memamerkan beragam produk yang tercakup dalam portofolionya. Di antaranya H225 Super Puma yang menawarkan kecepatan, jangkauan, daya angkut dan keandalan, serta dapat dikerahkan baik dari darat maupun kapal laut.

"Indonesia merupakan pasar yang teramat penting bagi Airbus Group. Begitu pula sebaliknya, Airbus Group merupakan mitra internasional terbesar bagi industri kedirgantaraan Indonesia.
Komponen buatan Indonesia dapat ditemui pada hampir semua program pesawat unggulan Airbus, dan kerja sama ini telah membantu Indonesia untuk membuka lebih dari 600 lapangan kerja berkualifikasi tinggi di bidang kedirgantaraan dan industri terkait lainnya," tulis siaran pers Airbus, Kamis (27/10).

Airbus Group memiliki kemitraan erat yang telah dijalin selama puluhan tahun dengan PT Dirgantara Indonesia (PT DI), antara lain melalui kolaborasi dalam program pesawat turboprop NC212, CN235, dan CN295.

PT DI juga sukses memproduksi helikopter N-BO105, N-SA330 Puma dan N-AS332 Super Puma dengan lisensi dari Airbus, serta memasok komponen fuselage dan tail booms untuk H225/H225M dari fasilitasnya di Bandung, Jawa Barat. (hlz/hlz)


Komentar