Sabtu, 18 Agustus 2018 | 07:25 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Logistik / Industri
Kamis, 10 November 2016 16:34

HIPMI Dorong Sinergi Pelaku Usaha dan BUMN Logistik

Translog Today

JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendorong pengusaha di bidang logistik bersinergi dengan semua BUMN yang terkait dengan bidang tersebut, sehingga bisa memangkas biaya logistik di dalam negeri.

"Prinsipnya kami terus jajaki peluang bagaimana sinergi bisa kita terus bangun," kata Ketua Badan Pengurus Pusat HIPMI Bidang Perdagangan, Perindustrian dan dan BUMN Ian Dafy Fachri dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11).

Ian berharap kerja sama pengusaha terkait dengan logistik bisa terus dikembangkan, tidak hanya dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1-IV tetapi juga dengan BUMN lainnya.

Direktur Pelindo II Elvyn G. Masassya sebelumnya mengungkapkan pemerintah menyiapkan strategi untuk memangkas biaya logistik di Indonesia yang masih tergolong tinggi.

Saat ini, menurut dia, biaya logistik dalam negeri mencapai 17% dari biaya operasional usaha, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura 6% dan Filipina 7%.

Menyikapi hal ini, pemerintah melakukan konsep kolaborasi atau work integrated untuk memangkas ongkos logistik sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia.

"Berbagai BUMN yang melakukan aktivitas logistik menyiasati agar ongkos logistik kita bisa lebih rendah, dan daya saing kita bisa lebih baik, salah satunya terkait dengan pelabuhan," ujarnya.

Ke depannya, tuturnya, setiap logistik dalam supply chain tidak berjalan sendiri melainkan berkolaborasi dengan sistem lain dalam pelabuhan atau work integrated dengan shipping line, aktivitas di pelabuhan, dan transportasi. (hlz/hlz)


Komentar