Jumat, 15 Desember 2017 | 03:39 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Travel
Sabtu, 19 November 2016 08:12

Pinisi Pop Up Gallery, Ide Kreatif Promosi Pariwisata Sulawesi Selatan

Hery Lazuardi

MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan terobosan promosi pariwisata dengan meluncurkan kampanye SulSelaludiHati (Sulawesi Selatan Selalu di Hati).

Salah satu bentuk kampanye kreatif adalah menghadirkan Pop Up Gallery yang diberinama Pinisi Pop Up Gallery. Nama ini diilhami dari perahu tradisional Sulsel yang termasyhur di dunia, yakni pinisi.

Pop Up Gallery yang saat ini nangkring di depan Benteng Fort Rotterdam Makassar, terdiri dari empat kontainer merah yang dirancang khusus menjadi galeri untuk memamerkan berbagai potensi wisata Sulsel.

Kontainer pertama berupa kafe yang memperkenalkan berbagai kuliner khas Sulsel, seperti cucuru bayao, sikaporo, dan makanan seperti konro, pallubasa, dan sebagainya.

Ada juga cinderamata resmi Pinisi Pop Up Gallery berupa miniatur patung tedong bonga, kerbau belang asal Tana Toraja. Patung-patung tersebut didesain khusus oleh Rusnandi, seniman patung ITB.

Kontainer kedua menampilkan South Sulawesi Onscreen, berupa mini-bioskop yang menayangkan objek wisata, kekayaan budaya, dan potensi ekonomi daerah ini.

Kontainer ketiga berupa etalase yang menjual beberapa merchandise ciri khas Sulsel, sementara kontainer keempat untuk pendukung berupa kantor dan dapur.

Setelah diperkenalkan di Makassar, kontainer ini akan ‘berlayar' ke berbagai kota untuk mempromosikan budaya, potensi pariwisata, dan ekonomi Sulsel.

Pinisi Pop Up Gallery diresmikan langsung oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Sabtu pekan lalu (12/11). Selanjutnya media kampanye ini akan dipamerkan selama 10 hari sebelum keliling ke beberapa daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.

Bahkan, Pemprov Sulsel berencana menghadirkan Pinisi Pop Up Gallery di mancanegara, termasuk Singapura dan New York.
(hlz/hlz)


Komentar