Kamis, 14 November 2019 | 02:37 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Ports
Rabu, 23 November 2016 18:03

Pelindo III: Arus Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Naik 11%

Translog Today
(Pelindo III)

SURABAYA - Arus kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada triwulan III/2016 meningkat 11% menjadi 10.609 unit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 9.500 unit.

General Manager Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak Joko Noerhudha mengungkapkan peningkatan arus kapal itu antara lain didorong kenaikan permintaan barang di Surabaya dan Jawa Timur, baik barang domestik maupun internasional.

Trend positif ini, kata Joko, juga tidak lepas dari upaya Pelindo III untuk melakukan pembenahan di antaranya revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dengan memperdalam alur dari -9.5 meter LWS menjadi -13 meter LWS.

Selain itu, lanjutnya, pelebaran alur dari 100 meter menjadi 150 meter agar kapasitas kapal yang masuk Tanjung Perak semakin besar dan biaya logistik dapat diminimalkan.

"Pelindo III juga telah mempersiapkan fasilitas Tanjung Perak, seperti dermaga, lapangan penumpukan, gudang hingga alat bongkar muat. Alat bongkar muat pun kami genjot produktifitasnya,'' kata Joko, Rabu (23/11).

Kenaikan arus kapal ini diikuti dengan kenaikan arus barang (curah kering, curah cair, general cargo dan bag cargo) yakni mencapai 4% dibandingkan dengan triwulan III/2015.

Menurut Kepala Humas Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak Oscar Yogi Yustiano, arus barang pada triwulan III/2016 tercatat 10.891.611 T/M3, naik tipis dari periode yang sama 2015 sebanyak 10.454.209 T/M3.

Hal yang sama juga terjadi pada arus petikemas (di luar Terminal Petikemas Surabaya, BJTI Port dan Terminal Teluk Lamong) dan arus hewan di Pelabuhan Tanjung Perak, yang masing-masing naik sekitar 7% dan 33%.

Arus petikemas pada triwulan III/2016 mencapai 441.936 TEUs, naik dari triwulan yang sama 2015 sebanyak 413.559 TEUs.

Adapun, arus hewan tercatat 25.542 ekor pada triwulan III/2016, meningkat 33% dibandingkan dengan periode yang sama 2015 sebanyak 19.242 ekor.

Meski demikian, kenaikan arus kapal, barang, petikemas dan hewan tidak diikuti oleh peningkatan arus penumpang. ''Arus penumpang justru turun sekitar 19 persen pada kuartal ketiga tahun ini,'' ujar Yogi. (hlz/hlz)


Komentar