Minggu, 24 Juni 2018 | 22:04 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Pelayaran
Rabu, 07 Desember 2016 14:55

1.065 Kapal Disiapkan untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru 2017

Translog Today
(translogtoday)

JAKARTA - Sedikitnya 1.065 kapal disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan arus penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A Tonny Budiono, jumlah penumpang pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2017 diprediksi naik 2% dibandingkan dengan periode tahun lalu sekitar 856.823 orang.

Dari 1.065 kapal tersebut, ungkapnya, 26 kapal merupakan armada PT Pelni, 96 unit kapal perintis, 22 unit kapal ro-ro swasta, 62 unit kapal penumpang swasta, serta 857 unit kapal jarak dekat, antara lain Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

Peningkatan jumlah penumpang diperkirakan mulai 18 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017, sedangkan puncak kenaikan jumlah penumpang terjadi dalam tiga periode, yaitu periode pra-Natal pada 23 Desember, periode Natal dan Tahun Baru pada 27 Desember, serta periode pasca-Tahun Baru pada 3 Januari 2017.

Pihaknya juga telah melakukan uji petik (ramp check) kelaiklautan kapal di sejumlah pelabuhan, antara lain Pelabuhan Merak, Makassar, Belawan, Ambon, Balikpapan, Nunukan, Sorong, Tanjung Emas Semarang, Tanjung Perak Surabaya, Lembar, Batam, Manado dan Bitung.

"Ramp check ini untuk memastikan aspek standar kelaiklautan kapal dan keselamatan pelayarannya terpenuhi dan kami tidak mentolerir adanya temuan kelalaian dan kekurangan pada saat pemeriksaan kapal tersebut," tegasnya.

Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kemenhub Bay M Hasani mengatakan kapasitas kapal yang tersedia cukup besar yaitu 3,034 juta penumpang dibandingkan dengan perkiraan jumlah penumpang 856.823 orang.

Bay juga memastikan semua anak buah kapal (ABK) yang bertugas pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017 dalam kondisi baik dan siap mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran.

Kepala Sub Direktorat Keselamatan Kapal Dahlan menambahkan dari 1.065 kapal tersebut, 983 kapal siap operasi, 49 kapal dalam perawatan (docking) dan 18 belum mendapatkan sertifikat. (hlz/hlz)


Komentar