Jumat, 19 Juli 2019 | 07:21 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Transportasi / Kereta Api
Senin, 19 Desember 2016 20:34

Wika Garap Prasarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Translog Today
(ilustrasi) (repro)

JAKARTA -

PT Wijaya Karya (Persero) ditunjuk sebagai kontraktor prasarana proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 kilometer.

Surat penunjukan Wika diterbitkan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dengan Nomor 0037/CA-4/KCIC/8.12.16/ per 15 Desember 2016. 

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di Jakarta (19/12). "Iya, jadi mohon doanya saja," kata Rini..

Pada konsorsium tersebut, menurut Sekretaris Perusahaan Wika Suradi, Wika memiliki porsi 30% dari total nilai kontrak senilai US$4,3 miliar. 

"Proyek akan dilaksanakan dalam waktu 36 bulan terhitung sejak tanggal perjanjian kontrak ditandatangani," kata Suradi dalam keterangan resmi terkait keterbukaan informasi publik.

Nantinya, konsorsium Wika memiliki porsi 30% dari total nilai kontrak US$4.3 miliar pada pengerjaan soil investigation, road diversion, drainage, subgrade, bridge piling, pile cap serta pengerjaan lainnya. Proyek tersebut akan dilaksanakan dalam waktu 36 bulan, terhitung sejak tanggal perjanjian (kontrak) ditandatangani.

Wijaya Karya menjadi satu-satunya kontraktor konsorsium nasional dari dari tujuh kontraktor yang ditunjuk PT KCIC yang membangun proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Enam kontraktor lainnya berasal dari China, di antaranya China Railway International Co Ltd, China Railway Group Limited, Sinohdyro Corporation Limited, CRCC Qingdao Sifang Co Ltd, China Railway Signal & Communication Corporation Limited, serta The Third Railway Survey and Design Institute Group Corporation.

Sebelumnya, Direktur Human Resource dan Legal KCIC Hendra Mardiana mengatakan, pengerjaan konstruksi besar prasarana KA cepat atau high speed railway (HSR) Jakarta-Bandung memang akan dimulai pada Desember 2016.

Dia menjelaskan, persiapan konstruksi besar sudah dilakukan, baik di sekitar KM 95 Walini, Jawa Bara,t hingga titik-titik tertentu di sekitar jalan tol Jakarta-Cikampek.

"Sudah dimulai persiapan-persiapan lebih lanjut ini mulai awal November. Persiapannya itu dilakukan di Walini juga di pinggiran jalan tol. Kami menargetkan konstruksi besar dimulai pada Desember ini," kata Hendra.

Adapun pengerjaan konstruksi besar itu dimulai dengan pemasangan tiang-tiang pancang sampai dengan box girder. Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan bisa selesai pada 2019. (ios/icha) (hlz/hlz)


Komentar