Jumat, 24 Mei 2019 | 22:00 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Kamis, 29 Desember 2016 15:34

RI-Jepang Sepakat Garap Pelabuhan Patimbang, KA Semicepat, dan DDT

Translog Today
(dephub.go.id)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat melanjutkan kerja sama proyek infrastruktur transportasi, yaitu pembangunan Pelabuhan Patimban, kereta api semicepat Jakarta-Surabaya, serta elektrifikasi dan proyek double double track (DDT).

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Keiichi Ishii di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Kamis (29/12).

Menhub menyatakan pertemuan tersebut menunjukkan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama bilateral di sektor transportasi.

"Dalam pertemuan tadi, perencanaan pembangunan Pelabuhan Patimban sudah dibahas sangat detil, misalnya kapan selesai," jelas Budi, seperti dikutip dari laman dephub.go.id.

Keiichi Ishii mengatakan pertemuan itu mendiskusikan kerja sama kedua negara yang bersepakat melanjutkan proyek transportasi tersebut.

Menurut Budi, teknis pengelolaan Pelabuhan Patimban akan dibahas lebih lanjut. "Bagaimana pihak-pihak yang terlibat dan bentuk usaha yang akan dikerjasamakan akan dibahas lebih lanjut tapi akan diwakili oleh pihak swasta Jepang dan swasta Indonesia," ujarnya.

Saat ini Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan bersama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) dan Bappenas sedang mempersiapkan desain Feaslibility Study, AMDAL dan proses pinjaman maupun investasi lokal. Proses AMDAL ditgargetlkan selesai pada Februari 2017.

Untuk diketahui, pemerintah berencana membangun Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat yang pembangunannya akan menggunakan pinjaman lunak dari Pemerintah Jepang melalui JICA.

Pelabuhan Patimban diharapkan dapat terintegrasi dengan Pelabuhan Utama Tanjung Priok Jakarta sehingga meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Indonesia.

Adapun proyek Kereta Api Semicepat Jakarta- Surabaya, Menhub menyatakan Indonesia akan bekerja sama dengan Jepang, yang juga sudah menawarkan beberapa bentuk bantuan misalnya dalam hal feasibility study.

"Pemerintah Indonesia menyambut baik perhatian yang sangat tinggi terhadap proyek kereta api semicepat Jakarta-Surabaya yang kecepatannya direncanakan mencapai 160 km/jam. Kami sangat berterima kasih kepada Jepang karena ini sangat berarti untuk kita," ujar Budi.

Pemerintah Jepang juga meminta Pemerintah Indonesia untuk menyampaikan gambaran teknis proyek tersebut secara detil dan mendalam.

Proyek lainnya yang dibahas dalam pertemuan ini adalah elektrifikasi dan DDT. Menhub menjelaskan hal tersebut akan dibahas lebih intensif agar bisa berjalan dengan baik.

Sebelum bertemu dengan Menhub, Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang beserta seluruh delegasi telah mengunjungi lokasi Pelabuhan Patimban dan Kereta Api Jakarta-Surabaya.
(hlz/hlz)


Komentar