Rabu, 20 November 2019 | 16:18 WIB

Visit our social media :
Home / Transportation / Airport
Jumat, 06 Januari 2017 17:30

Bandara Husein Sastranegara Operasikan Terminal Internasional Baru

Translog Today

BANDUNG -

PT Angkasa Pura II (Persero) mulai mengoperasikan terminal baru untuk melayani penerbangan internasional di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

Direktur Operasi dan Teknik AP II Djoko Murjatmodjo mengatakan pembangunan terminal baru itu memanfaatkan pendanaan internal korporasi senilai Rp177 miliar.

"Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga soft operation terminal internasional baru Bandara Husein Sastranegara pada hari ini berjalan lancar," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (6/1). 

Terminal baru ini memiliki 10 counter check-in untuk penerbangan internasional dan sistem penanganan bagasi Automatic Baggage Conveyor terbaru guna mempermudah serta mempercepat pengambilan bagasi kepada pengguna jasa bandara.

Terminal baru seluas 6.297 meter persegi ini mampu menampung 1 juta penumpang per tahun. Sebelumnya pada 6 April 2016, Bandara Husein Sastranegara juga telah dioperasikan terminal baru untuk penerbangan domestik.

Bandara Husein Sastranegara saat ini melayani 40 penerbangan internasional per minggu dan 64 penerbangan domestik per hari.

Maskapai yang telah membuka penerbangan dari dan ke bandara internasional ini adalah AirAsia, Lion Air, Citilink, Kalstar, Nam Air, Xpress Air, Wings Air, Malindo Air dan Silk Air.

Terminal internasional baru tersebut mengusung konsep eco-airport yang modern dengan perpaduan citarasa budaya lokal, yaitu konsep arsitektur bentuk atap terdiri dari atap Julang Ngapak Jawa Barat.

Desain interior keseluruhan terminal juga mendapat sentuhan khusus dari Walikota Bandung Ridwan Kamil sehingga meningkatkan estetika bandara kebanggaan Ibukota Bandung.

"Kami optimistis terminal baru ini mampu menarik minat maskapai untuk membuka rute internasional guna mendukung pertumbuhan pariwisata di Jawa Barat, khususnya Bandung, serta Indonesia secara umum," ujar Djoko. (ios/icha) (hlz/hlz)


Komentar