Jumat, 24 Mei 2019 | 22:51 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Transportasi
Selasa, 10 Januari 2017 18:38

Serapan Anggaran Kemenhub 2017 Ditargetkan 90%

Translog Today
(Kemenhub)

JAKARTA -

Kementerian Perhubungan menargetkan serapan anggaran tahun ini bisa mencapai 90% dari total anggaran 2017 sebesar Rp45,98 triliun.

Target tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun lalu dengan capaian serapan 82,68% atau Rp31,7 triliun dari total anggaran sebesar Rp38,4 triliun.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo mengatakan optimisme capaian serapan yang lebih besar tersebut karena tahun ini data-data pendukung proyek telah siap.

"Terutama untuk yang siap lelang. Begitu juga dengan proyek yang dibintang kami dorong data pendukungnya. Selain itu kami melakukan percepatan proyek lelang untuk proyek multiyears," katanya di Jakarta, Selasa (10/1).

Guna memastikan serapan anggaran sesuai target, tuturnya, Kemenhub juga mematok pada Maret 2017 proyek yang sudah dilelang mencapai 90%, sedangkan yang telah terkontrak pada Maret 2017 ditargetkan bisa mencapai 70%.

Adapun pada akhir Januari 2017, Kemenhub memastikan 34% proyek sudah teken kontrak. Sebagai informasi, tahun ini, anggaran Kemenhub mencapai Rp45,98 triliun.

Rincian anggaran tersebut terdiri atas subsektor Perkeretaapian senilai Rp16 triliun, Perhubungan Laut Rp11,56 triliun, Perhubungan Udara Rp8,91 triliun, Perhubungan Darat Rp4,3 triliun, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Rp4,3 triliun.

"Anggaran tahun ini tetap masih terbesar di Perkeretaapian karena infrastruktur yang dibangun tidak murah. Selain itu, subsektor ini memanfaatkan anggaran melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sugihardjo menambahkan bahwa realisasi penyerapan anggaran terbesar berada di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dengan capaian 93,71%.

Terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto mengatakan, tantangan serapan anggaran tahun ini akan semakin berat mengingat penyerapan anggaran harus lebih optimal.

"Pada 2017 ini terdapat beberapa kegiatan yang menjadi Quickwin Ditjen Perhubungan Darat, antara lain penyelesaian peralihan kewenangan terminal dan jembatan timbang, uji berkala oleh swasta, serta pembangunan kapal untuk mendukung daerah wisata Toba," ujarnya. (icha) (hlz/hlz)


Komentar