Jumat, 15 Desember 2017 | 03:48 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Karantina
Minggu, 15 Januari 2017 08:33

Badan Karantina Terapkan Inline Inspection Percepat Dwelling Time

Translog Today
(Pelindo II)

BANDARLAMPUNG -

Badan Karantina Kementerian Pertanian memperkuat Inline Inspection bekerja sama dengan negara tujuan ekspor guna mempercepat waktu bongkar muat barang di pelabuhan (dwelling time).

Inline Inspection adalah inspeksi menjelang penerbitan surat karantina tumbuhan atau sertifikasi fitosari sebagai jaminan mutu terhadap barang ekspor.

Dalam sistem ini, inspeksi terhadap barang ekspor dilakukan sebelum proses pengepakan sehingga administrasi menjelang ekspor bisa dipersingkat hingga separuhnya.

"Sistem ini memungkinkan pemeriksaan dilakukan sebelum proses pengemasan, sehingga waktu bongkar muat di pelabuhan ekspor dapat dipersingkat," kata Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan Banun Harpini, Sabtu (14/1).

Dalam Inline Inspection, jelasnya, pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh sektor hasil pertanian yang akan diekspor. Pemeriksaan dilakukan dari hulu hingga hilir secara rutin meliputi penggunaan pestisida, penanganan pascapanen dan proses pengemasan.

"Ke depan, Badan Karantina akan bekerja sama secara bilateral dengan negara tujuan ekspor agar proses bongkar muat pelabuhan di negara tujuan bisa semakin dipermudah," ujarnya.

Tahun ini, Badan Karantina menggagas agar proses pengecekan rutin dapat dilakukan dua pihak oleh internal perusahaan pengekspor yang telah dilatih oleh Badan Karantina dan petugas dari Badan Karantina setempat.

Laporan hasil inspeksi dan penerbitan surat keterangan lolos inspeksi dari Badan Karantina dilakukan secara online. (hlz/hlz)


Komentar