Jumat, 15 Desember 2017 | 03:46 WIB

Kunjungi di social media :
Home / Regulasi / Ekspor-Impor
Senin, 23 Januari 2017 21:40

Menteri WTO Sepakat Jaga Sistem Perdagangan Multilateral

Translog Today

JAKARTA - Para menteri perdagangan negara-negara anggota WTO sepakat menjaga sistem perdagangan multilateral agar tetap menjadi arus utama perdagangan dunia.

Kesepakatan ini diambil guna mengantisipasi menguatnya sistem perdagangan unilateral, yang bila dibiarkan, akan meningkatkan risiko terjadinya "perang dagang" antar negara.

"Indonesia berpandangan bahwa dengan berbagai kekurangannya, sistem yang dikelola WTO merupakan sistem perdagangan multilateral terbaik saat ini," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita seperti dikutip dari laman Kemendag, Senin (23/01).

Enggartiasto, yang mengikuti pertemuan informal tahunan WTO di Davos, Swiss, Jumat (20/1), mengatakan pilihan selain WTO hanya chaos, di mana satu negara secara unilateral dapat menghukum negara lain yang dianggap berbuat curang, tanpa melalui proses hukum yang adil dan obyektif berdasarkan dokumen hukum yang sebelumnya telah disepakati bersama,

Melalui acara tersebut, menteri dari 29 negara sepakat mempersiapkan lebih dini pelaksanaan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) WTO ke-11 pada Desember 2017 di Buenos Aires, Argentina.

"Indonesia menegaskan perlunya memulai proses persiapan menuju KTM Buenos Aires dari landasan yang jelas, dan bagi Indonesia landasan itu adalah hasil-hasil KTM Bali dan Nairobi. Tanpa kejelasan ini, proses selanjutnya di Jenewa akan sulit dikelola karena setiap negara dapat mengusulkan apa saja untuk dibawa ke KTM Buenos Aires," ujar Mendag. (hlz/hlz)


Komentar